Polres Halsel Periksa Kepala BNI KCP Labuha dan Teller dalam Penyelidikan Dugaan Hilangnya Dana Nasabah Rp400 Juta

- Wartawan

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:02 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL – HabarIndonesia.id – Kepolisian Resor Halmahera Selatan mengintensifkan penyelidikan atas dugaan hilangnya dana tabungan sebesar Rp400 juta milik nasabah BNI Cabang Bacan, Yenny Tjia. Setelah memeriksa pelapor, penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap Kepala BNI KCP Labuha, Muhammad Fadlih, beserta petugas teller yang menangani transaksi tersebut pada Senin, 20 Juli 2026.

Pemeriksaan itu merupakan tindak lanjut dari laporan polisi yang diajukan Yenny Tjia dengan Nomor STPL/390/VII/2026/SPKT tertanggal 10 Juli 2026 terkait dugaan tindak pidana penggelapan dan/atau pencurian.

Berdasarkan laporan korban, dana sebesar Rp400 juta diduga keluar dari rekening pribadinya melalui transaksi yang tercatat pada 13 April 2026. Dugaan kehilangan tersebut baru diketahui saat korban melakukan pengecekan saldo pada 6 Juli 2026.

Kasat Reskrim Polres Halmahera Selatan, Iptu Wahyu Hermawan, mengatakan penyidik telah menerbitkan surat perintah penyelidikan dan mulai mengumpulkan keterangan dari seluruh pihak yang berkaitan.

“Korban sudah kami mintai keterangan. Tahap berikutnya kami akan memeriksa Kepala BNI KCP Labuha bersama petugas teller yang menangani transaksi untuk memperoleh penjelasan dan mencocokkannya dengan dokumen administrasi maupun data transaksi perbankan,” ujar Iptu Wahyu, Kamis (16/7/2026).

Menurutnya, pemeriksaan dilakukan untuk mengungkap secara utuh kronologi transaksi yang dipersoalkan sekaligus memastikan kesesuaian antara dokumen administrasi, data elektronik, dan keterangan para pihak.

Selain itu, penyidik juga akan mendalami keabsahan dokumen penarikan dana, mekanisme verifikasi identitas nasabah, serta prosedur operasional yang diterapkan pihak bank guna memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam perkara tersebut.

“Semua pihak yang berkaitan akan dimintai keterangan. Kami bekerja secara profesional, objektif, dan berdasarkan alat bukti yang ada agar perkara ini dapat terungkap secara terang,” tegas Iptu Wahyu.

Sebelum melapor ke kepolisian, Yenny mengaku telah beberapa kali meminta klarifikasi kepada pihak BNI Cabang Bacan. Ia meminta diperlihatkan dokumen pendukung transaksi berupa slip penarikan, bukti transaksi, serta rekaman CCTV di area teller yang diduga merekam proses penarikan dana.

Namun, menurut Yenny, pihak bank hanya memperlihatkan foto dokumen melalui telepon seluler serta rekaman CCTV di area depan kantor. Sementara rekaman CCTV di ruang teller disebut sudah tidak tersedia karena sistem penyimpanan video telah tertimpa data baru (overwritten).

Hingga kini, perkara tersebut masih berada pada tahap penyelidikan. Kepolisian menegaskan belum dapat menyimpulkan adanya tindak pidana maupun menetapkan pihak yang bertanggung jawab sebelum seluruh rangkaian pemeriksaan dan alat bukti dianalisis secara menyeluruh.

(Ian)

Berita Terkait

Waspada Penipuan!, Lowongan Kerja Mengatasnamakan Hotel Batik Ternate Dipastikan Hoaks
Harlah Ke-81 Kejaksaan RI, Burhanuddin Tekankan Soliditas dan Integritas Insan Adhyaksa
Imigrasi Ternate Amankan WN Turki, Diduga Jual Vacuum Cleaner Rp20 Juta dengan Visa Kunjungan
Kapolsek Ternate Utara Tindak Cepat Keluhan Warga soal Peternakan Ayam Milik Anggota Polri
Tujuh Tahun Berlalu, Praktisi Hukum Desak Eksekusi Hukuman Mati Ronal
Polres Halsel Pastikan Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Dua Anak Diproses 100 Persen
Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Dua Anak di Halsel, Ayah Tiri Dilaporkan ke Polisi
Kapolres Halsel Terobos Pelosok Indari dengan Motor, Buka Dialog Kamtibmas
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 22:43 WIT

Harlah Ke-81 Kejaksaan RI, Burhanuddin Tekankan Soliditas dan Integritas Insan Adhyaksa

Rabu, 2 September 2026 - 14:00 WIT

Kepala BPOM Taruna Ikrar, Indonesia Harus Jadi Pemain Utama, Bukan Sekadar Pasar Industri Probiotik

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:19 WIT

Taruna Ikrar, BPOM Kolaborasi Jadi Kunci Indonesia Menjadi Pusat Terapi Maju di Asia

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:41 WIT

HUT ke-81 RI di BPJN Malut, Kementerian PU Tekankan Pembangunan yang Bersih dan Efisien

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:40 WIT

Usai Swasembada Pangan, Zulhas, Pemerintah Alihkan Fokus Bangun 2.000 Kampung Nelayan

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:44 WIT

Program Jumat Berkah Hasby Yusuf Hadirkan Kebahagiaan, Ratusan Jamaah Terima Paket Makanan

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:47 WIT

Sherly Sambut Pengukuhan ABPEDNAS, Energi Baru untuk Pembangunan Desa di Maluku Utara

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:05 WIT

Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi Program MBG Rp Triliunan, Yayasan hingga Pengadaan Disorot Kejagung

Berita Terbaru