TIDORE KEPULAUAN – HabarIndonesia.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Sosial dan Dakwah (KKSD) Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) Kelompok 3 Desa Tului sukses menggelar pembukaan Turnamen Sepak Bola Antar-RT Desa Tului Tahun 2026 di Lapangan Sepak Bola Desa Tului, Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan, Senin (1/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program kerja mahasiswa KKSD UMMU dalam mendorong penguatan kebersamaan dan semangat sportivitas di tengah masyarakat.
Turnamen yang melibatkan masyarakat Desa Tului itu diselenggarakan sebagai upaya mempererat hubungan sosial antarmasyarakat, meningkatkan rasa persaudaraan antarwarga, sekaligus memperkuat sinergi antara pemuda, pemerintah desa, dan mahasiswa selama masa pengabdian berlangsung.
Pembukaan turnamen berlangsung meriah dan dihadiri Camat Oba Safrudin Nasir, S.Sos., Babinsa Desa Tului, Kepala Desa Tului, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga yang antusias menyaksikan jalannya kegiatan.
Camat Oba, Safrudin Nasir, S.Sos., secara resmi membuka turnamen tersebut. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi terhadap inisiatif mahasiswa KKSD UMMU yang dinilai mampu menghadirkan kegiatan positif dan memberi manfaat langsung kepada masyarakat.
Menurut Safrudin, sepak bola tidak hanya dipandang sebagai ajang pertandingan untuk mencari kemenangan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan sosial dan menumbuhkan semangat persatuan di tengah masyarakat.
“Sepak bola bukan hanya berbicara tentang kemenangan dan kekalahan, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat kebersamaan, persatuan, dan hubungan kekeluargaan antara pemuda, masyarakat, pemerintah desa, dan mahasiswa,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Kelompok KKSD UMMU Desa Tului, Mohammad Eko Duhumona, mengatakan turnamen tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan potensi di bidang olahraga khususnya sepak bola, sekaligus memperkuat rasa persatuan antar-RT di Desa Tului.
Ia menambahkan, kegiatan yang digagas mahasiswa KKSD UMMU Kelompok III itu juga menjadi bukti adanya kolaborasi yang baik antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menciptakan program yang bermanfaat bagi pembangunan masyarakat di desa.
“Kegiatan ini juga menjadi bukti sinergi yang baik antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menciptakan kegiatan yang bermanfaat serta berdampak positif bagi kemajuan Desa Tului,” pungkasnya.
(Aji)















