MOROTAI – HabarIndonesia.id – Rangkaian pertandingan Cabang Olahraga (Cabor) Atletik nomor lomba lari pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Provinsi Maluku Utara ke-XII Tahun 2026 resmi berakhir.
Penutupan ditandai dengan upacara penutupan dan pengalungan medali yang berlangsung di Lapangan Bola Desa Deigila, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Kamis (9/7/2026) pukul 16.00 WIT.
Kegiatan penutupan berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat daerah maupun provinsi, di antaranya Wakil Bupati Pulau Morotai Rio Christian Pawane, Danlanal Morotai Letkol Laut (P) Banie Hermawan, M.Tr.Opsla., Ketua DPRD Pulau Morotai Risky Djajal, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Maluku Utara Nani Pakay, serta Karo Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Maluku Utara Abdul Karim.
Turut hadir Staf Khusus Gubernur Bidang Olahraga Fandi, Asisten I Setda Pulau Morotai Mauludin Wahab, perangkat pertandingan dari Pengprov PASI Maluku Utara, para Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga kabupaten/kota, serta sekitar 200 atlet dari kontingen 10 kabupaten/kota se-Provinsi Maluku Utara yang mengikuti seluruh rangkaian perlombaan atletik.
Ketua Panitia Lokal Pelaksana Cabor Atletik POPDA XII, Sukur Lila, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara, Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, panitia, perangkat pertandingan, pelatih, serta seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan cabang olahraga atletik.
Menurut Sukur, keberhasilan pelaksanaan pertandingan tidak terlepas dari kerja sama dan dedikasi seluruh pihak sehingga kompetisi dapat berlangsung aman, tertib, lancar, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.
“Berkat kerja keras dan dedikasi kita semua, seluruh rangkaian pertandingan cabang olahraga atletik dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada para atlet yang berhasil meraih medali. Menurutnya, prestasi tersebut harus menjadi motivasi untuk terus berkembang dan menembus ajang olahraga tingkat nasional hingga internasional.
Ia juga menyampaikan, sementara bagi atlet yang belum berhasil, Sukur mengingatkan agar tidak berkecil hati karena setiap kekalahan merupakan pengalaman berharga untuk meraih prestasi yang lebih baik pada kesempatan berikutnya.
Lebih lanjut, Sukur menegaskan bahwa POPDA bukan sekadar ajang kompetisi antarpelajar, tetapi menjadi wadah strategis dalam menjaring dan membina bibit-bibit atlet potensial di Maluku Utara sejak usia dini.
Karena itu, ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, KONI, pelatih, dan orang tua terus diperkuat demi kemajuan olahraga prestasi.
Ia juga mendorong seluruh pemerintah kabupaten/kota agar meningkatkan perhatian terhadap pembinaan atlet usia dini melalui penyelenggaraan kompetisi berjenjang, penyediaan sarana dan prasarana olahraga yang memadai, serta peningkatan kualitas sumber daya pelatih.
Setelah menyampaikan sambutannya, Sukur secara resmi menutup rangkaian pertandingan Cabor Atletik POPDA XII dengan ketukan palu.
Informasi yang di himpun oleh media HabarIndonesia.id selama acara penutupan cabor lomba lari, usai penutupan, panitia membacakan klasemen akhir perolehan medali cabang olahraga atletik nomor lomba lari, yang kemudian dilanjutkan dengan Upacara Penghormatan Pemenang (UPP) sebagai puncak rangkaian kegiatan.
Prosesi pengalungan medali dan penyerahan piagam penghargaan kepada para juara dilakukan secara bergantian oleh Wakil Bupati Pulau Morotai, Danlanal Morotai, Ketua DPRD Pulau Morotai, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Maluku Utara, serta Staf Khusus Gubernur Bidang Olahraga.
Penghargaan diberikan kepada para atlet terbaik yang sukses meraih prestasi pada berbagai nomor pertandingan, mulai dari lari 100 meter hingga 5.000 meter, serta nomor lempar lembing, lempar cakram, dan tolak peluru, baik kategori putra maupun putri.
“penutupan ini sekaligus menandai berakhirnya seluruh rangkaian pertandingan atletik POPDA XII Maluku Utara dengan harapan lahirnya atlet-atlet muda yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional,” Tutupnya.
(Sufandy)














