TERNATE – HabarIndonesia.id – Sekolah Dasar Islam Terpadu (SD IT) Nurul Hasan Kota Ternate menggelar Haflah Akhirussanah dan Wisuda Angkatan X Tahun 2026 bertema “Menggapai Cita-cita, Mengukir Prestasi Bersama Al-Qur’an”.
Kegiatan tersebut berlangsung di Ballroom Royal Ternate, Kelurahan Kalumpang, Kecamatan Ternate Tengah, Minggu (24/5/2026).
Acara wisuda yang menjadi agenda tahunan sekolah itu diikuti oleh 67 siswa-siswi yang telah menyelesaikan pendidikan dasar mereka.
Selain prosesi wisuda, kegiatan juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi, baik di bidang akademik maupun tahfiz Al-Qur’an.
Hadir dalam kegiatan tersebut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate, Ridwan Ali, Ketua Yayasan Nurul Hasan Hasan Alfi, dewan guru, orang tua siswa, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Ridwan Ali menyampaikan apresiasi kepada para lulusan SD IT Nurul Hasan yang dinilai berhasil menunjukkan prestasi akademik sekaligus kemampuan menghafal Al-Qur’an.
Menurutnya, keberhasilan tersebut sejalan dengan harapan Pemerintah Kota Ternate untuk melahirkan generasi yang berkarakter, beradab, dan berakhlak mulia.
“Sesuai arahan Wali Kota Ternate, kami memberikan apresiasi kepada anak-anak SD IT Nurul Hasan. Semoga mereka menjadi generasi yang berkarakter, beradab baik, dan menjunjung tinggi nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ridwan.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para guru dan orang tua yang telah mendampingi siswa selama menempuh pendidikan di tingkat sekolah dasar hingga berhasil menyelesaikan studinya.
“Kami berterima kasih kepada dewan guru dan orang tua wali murid yang telah membimbing anak-anak hingga menyelesaikan pendidikan dasar. Selanjutnya mereka akan melanjutkan ke jenjang SMP dengan harapan mampu terus berprestasi dan menggapai cita-cita bersama Al-Qur’an,” katanya.
Ridwan mengungkapkan bahwa pada wisuda angkatan ke-10 tersebut terdapat sejumlah siswa yang berhasil mencatatkan prestasi luar biasa dalam program tahfiz.
Beberapa di antaranya mampu menghafal lebih dari dua juz Al-Qur’an, sementara lainnya meraih prestasi akademik terbaik.
Ia berharap Yayasan Nurul Hasan dan seluruh tenaga pendidik terus menjaga mutu pendidikan yang telah dibangun selama ini agar prestasi yang diraih dapat dipertahankan dan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang.
Sementara itu, Ketua Yayasan Nurul Hasan, Hasan Alfi, mengatakan pihaknya terus berupaya memperkuat program tahfiz Al-Qur’an di lingkungan sekolah dengan menambah kapasitas guru pembimbing tahfiz di setiap kelas.
“Kami fokus memperkuat program tahfiz dengan menambah guru tahfiz di setiap kelas sehingga anak-anak mendapatkan pendidikan Al-Qur’an yang lebih berkualitas,” ujarnya.
Menurut Hasan, penguatan program tahfiz yang mulai diterapkan secara intensif sejak tahun ajaran 2023–2024 masih berada dalam tahap pengembangan.
Karena itu, pihak yayasan optimistis capaian hafalan siswa pada angkatan berikutnya akan semakin meningkat.
Selain penguatan hafalan Al-Qur’an, yayasan juga tengah menyusun kurikulum yang menitikberatkan pada pembentukan adab dan karakter peserta didik sebagai implementasi nilai-nilai Al-Qur’an dan Sunnah.
“Bagi kami, adab menjadi hal yang sangat penting. Anak-anak harus terbiasa menghormati orang tua, mengucapkan salam, dan menerapkan akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Itu menjadi bagian dari tujuan pendidikan yang kami bangun,” jelas Hasan.
Di kesempatan yang sama, Kepala SD IT Nurul Hasan Kota Ternate, Nurfajri Hamam, menyampaikan bahwa Haflah Akhirussanah dan Wisuda Angkatan X merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahun sebagai bentuk apresiasi terhadap capaian siswa selama menempuh pendidikan.
Ia menjelaskan, dari total 67 siswa yang diwisuda, sebagian besar telah berhasil menyelesaikan hafalan satu juz Al-Qur’an sesuai target sekolah.
Bahkan, sejumlah siswa mampu melampaui target dengan capaian hafalan satu setengah juz hingga lebih dari dua juz.
“Target sekolah sebenarnya satu juz. Namun Alhamdulillah sebagian besar siswa berhasil mencapainya, bahkan ada yang menyelesaikan hafalan lebih dari dua juz dan dua setengah juz,” ungkap Nurfajri.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan keberhasilan program pembinaan tahfiz yang selama ini dijalankan sekolah secara berkelanjutan.
Nurfajri berharap proses pendidikan, baik dalam bidang akademik maupun tahfiz Al-Qur’an, dapat terus dilanjutkan para lulusan pada jenjang pendidikan berikutnya.
Ia juga mengajak orang tua untuk tetap mendampingi dan menjaga hafalan anak-anak agar tidak berhenti setelah lulus dari SD IT Nurul Hasan.
“Kami berharap hafalan Al-Qur’an yang sudah dibangun selama di SD IT Nurul Hasan tidak berhenti sampai di sini. Orang tua memiliki peran penting untuk memastikan anak-anak terus melanjutkan hafalan dan prestasinya pada jenjang pendidikan selanjutnya,” pungkasnya.
(Agis)















