HALBAR – HabarIndonesia.id – Wakil Ketua II DPRD Provinsi Maluku Utara, Husni Bopeng, menggelar reses masa persidangan II tahun sidang 2025/2026 di Desa Todowongi, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Kamis (14/5/2026).
Kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk menyerap langsung berbagai aspirasi masyarakat, mulai dari kebutuhan sektor pertanian, pemberdayaan perempuan, pelatihan keterampilan, hingga fasilitas rumah ibadah.
Sebagai legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) I yang meliputi Kota Ternate dan Kabupaten Halmahera Barat, Husni menegaskan bahwa dirinya memiliki tanggung jawab untuk memperjuangkan seluruh kebutuhan masyarakat di dua wilayah tersebut.
Pada reses kali ini, ia memusatkan agenda di Halmahera Barat, sementara pada tahun mendatang akan lebih banyak menyerap aspirasi warga di Kota Ternate.
“Karena saya terpilih di Dapil I Ternate-Halmahera Barat, maka tanggung jawab saya adalah memperjuangkan kebutuhan masyarakat di dua daerah tersebut,” ujar Husni di hadapan warga.
Menurut Husni, reses merupakan momentum penting untuk mendengar secara langsung persoalan yang dihadapi masyarakat, baik kebutuhan petani dan nelayan, pembangunan lingkungan, maupun pengembangan minat dan bakat generasi muda.
Ia menegaskan, jika bantuan yang dibutuhkan masyarakat telah tersedia, maka dapat segera disalurkan.
“Kalau ada permintaan masyarakat dan barangnya sudah tersedia, maka bisa langsung saya bantu,” katanya.
Selain bantuan berupa sarana dan prasarana, Husni juga membuka peluang bagi generasi muda dan masyarakat umum untuk mengikuti pelatihan keterampilan, seperti kursus las dan operator alat berat.
Program tersebut dapat diusulkan melalui dirinya untuk diteruskan kepada instansi teknis terkait.
“Kalau ada anak-anak atau masyarakat yang berminat mengikuti kursus las atau operator alat berat, silakan hubungi saya. Nanti saya bantu proses persyaratannya dan meneruskan ke dinas terkait,” jelasnya.
Usai kegiatan reses, Marcelina Loby, yang akrab disapa Kakak Ona, kepada media HabarIndo eaia.id, menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak masyarakat Desa Todowongi.
Ia berharap usulan bantuan yang telah diajukan dapat segera ditindaklanjuti, terutama untuk sektor pertanian, pemberdayaan perempuan, dan fasilitas Gereja.
Menurut Ona, mayoritas warga di desanya bekerja sebagai petani, namun kelompok tani masih kekurangan peralatan yang dapat digunakan bersama.
Di sisi lain lajunt dia, gereja juga masih membutuhkan berbagai fasilitas penunjang pelayanan jemaat.
“Kelompok tani di sini hampir rata-rata tidak memiliki alat pertanian yang bisa digunakan bersama. Gereja pun masih kekurangan banyak fasilitas untuk menunjang pelayanan jemaat,” ujarnya.
Ia menambahkan, jika aspirasi masyarakat dapat direspons oleh Husni Bopeng, hal itu akan menjadi jawaban atas berbagai kesulitan yang dihadapi warga.
“Kalau keluhan masyarakat bisa ditangani oleh Kakak Husni Bopeng, itu merupakan anugerah Tuhan yang menjawab kesusahan masyarakat kami,” tuturnya.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Husni Bopeng menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat Desa Todowongi melalui mekanisme yang ada.
Menurutnya, petani memiliki peran strategis dalam menopang ekonomi keluarga, sementara dukungan terhadap rumah ibadah juga menjadi bagian penting dalam memperkuat kehidupan sosial dan spiritual masyarakat.
Husni berharap seluruh aspirasi yang disampaikan warga dapat segera ditindaklanjuti sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan mendorong peningkatan kesejahteraan warga Desa Todowongi.
(Is)















