Ditreskrimsus Polda Malut Amankan 22 Botol BBM Diduga Oplosan di Ternate

- Wartawan

Senin, 2 November 2026 - 18:25 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BBM jenis Pertalite yang diduga oplosan di sebuah kios di Kelurahan Kulaba, Kecamatan Ternate Barat, Kota Ternate, Minggu (1/11/2026). Dok. Agus.

BBM jenis Pertalite yang diduga oplosan di sebuah kios di Kelurahan Kulaba, Kecamatan Ternate Barat, Kota Ternate, Minggu (1/11/2026). Dok. Agus.

TERNATE, HabarIndonesia.id – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara bersama Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ternate mengamankan 22 botol berisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite yang diduga oplosan di sebuah kios di Kelurahan Kulaba, Kecamatan Ternate Barat, Kota Ternate, Minggu (1/11/2026) malam.

Pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan praktik penjualan BBM Pertalite oplosan di Kios FF. Menindaklanjuti laporan itu, petugas gabungan kemudian mendatangi lokasi dan melakukan penindakan.

Dari hasil pemeriksaan di lokasi, polisi mengamankan 22 botol air mineral yang berisi BBM jenis Pertalite. Seluruh barang bukti tersebut selanjutnya dibawa ke Polres Ternate untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan pemilik kios berinisial AB (44), BBM tersebut diperoleh dari seorang pria tidak dikenal yang datang menggunakan sepeda motor Yamaha Mio M3 125 berwarna silver hijau pada Minggu (1/11/2026), sekitar pukul 10.30 WIT.

Pria tersebut menawarkan satu jerigen berkapasitas 25 liter berisi BBM yang disebut sebagai Pertalite dengan harga Rp330.000. AB kemudian membeli BBM tersebut dan memindahkannya ke dalam botol air mineral menggunakan selang untuk dijual kembali secara eceran.

Namun, setelah membuka jerigen tersebut, AB mengaku sempat mencium aroma bensin yang berbeda dari biasanya.

Sekitar pukul 13.00 WIT, sebanyak dua liter BBM tersebut terjual kepada seorang pengendara sepeda motor Kawasaki KLX seharga Rp30.000. Akan tetapi, sekitar 15 menit kemudian, pembeli itu kembali ke kios dan mengeluhkan sepeda motornya tidak dapat dinyalakan setelah menggunakan BBM tersebut.

Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Hadi Poerwanto, S.I.K., CPHR., CBA., mengatakan pihaknya masih mendalami temuan tersebut untuk memastikan dugaan praktik pengoplosan BBM sekaligus mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas peredarannya.

“Penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengetahui asal-usul BBM tersebut, termasuk mengidentifikasi pihak yang diduga memasoknya. Kami juga akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap barang bukti yang telah diamankan,” ujarnya.

Ia menegaskan, Polda Maluku Utara tidak akan menoleransi segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran BBM yang berpotensi merugikan masyarakat serta membahayakan keselamatan pengguna kendaraan.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam membeli BBM, terutama dari penjual yang tidak memiliki sumber pasokan yang jelas.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam membeli BBM, khususnya dari penjual yang tidak jelas sumber pasokannya. Apabila menemukan indikasi kecurangan atau praktik penjualan BBM yang mencurigakan, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti,” tutupnya.

Hingga saat ini, sebanyak 22 botol berisi BBM yang diduga oplosan masih diamankan di Polres Ternate sebagai barang bukti. Penyidik juga akan melakukan pendalaman di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), termasuk memeriksa sejumlah kios di sekitar lokasi guna menelusuri kemungkinan adanya jaringan peredaran BBM ilegal tersebut.

Polisi masih mengembangkan penyelidikan untuk mengidentifikasi pria yang diduga memasok BBM tersebut serta memastikan kandungan dan kualitas BBM melalui pemeriksaan lebih lanjut.

(Agis).

Berita Terkait

Mantan Kepala Puskesmas Buli Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOK, Negara Rugi Rp524 Juta
Gubernur Sherly Gandeng BNN RI, Tiga Program Disiapkan untuk Tekan Penyebaran Narkoba
Dugaan Penyaluran BBM APMS Dolik ke Sali Bay Resort Mencuat, Publik Minta Transparansi
Gadis 19 Tahun Asal Halsel Dilaporkan Hilang, Keluarga Telusuri Keberadaannya hingga Maluku
Kapolres Halsel Turun ke Sekolah Beri Pesan Tegas kepada Pelajar, Jauhi Narkoba, Miras, dan Tawuran
Kasus Zahra Berkah Masih Bergulir, Polres Ternate Himpun Sitaan Lebih dari Rp3 Miliar
CV Lexios Jaya Utama Layangkan Somasi II, HK-MAP KSO Didesak Lunasi Tunggakan Rp1,57 Miliar
Sasar 4 Kafe di Bacan, Polres Halsel Temukan Satu Hasil Tes Urine Awal Positif MOP

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:08 WIT

Pasokan Ikan Melonjak, Koperasi Sigaro Malaha Mandiri Catat Pengumpulan 20 Ton dalam Sepekan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 01:24 WIT

Salurkan 50 Armada Tangkap, Bassam Tegaskan Bantuan Nelayan Halsel Bukan untuk Diperjualbelikan

Jumat, 25 September 2026 - 18:27 WIT

Kapal Nelayan Bantuan Pemprov Malut Jadi Media Promosi Budaya Lewat Lukisan Erika Richardo

Kamis, 17 September 2026 - 14:07 WIT

KSOP Ternate Gelar Upacara Hari Perhubungan Nasional 2026, Ini Arahan Menhub untuk Insan Perhubungan

Rabu, 16 September 2026 - 23:52 WIT

1.400 Rumpon Tersebar di Bawah 12 Mil, DKP Malut Percepat Penertiban dan Perizinan Nelayan

Kamis, 10 September 2026 - 20:07 WIT

Bongkar Muat Peti Kemas Pelabuhan Ahmad Yani Ternate Tumbuh hingga 5 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:09 WIT

Pasokan Ikan Cakalang Menurun, Zona Tangkap Makin Jauh Tekan Stok Ikan di Ternate

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:50 WIT

Di Dasar Laut Morotai berkibar Sang Merah Putih

Berita Terbaru