TERNATE, HabarIndonesia.id — Seniman nasional, Erika Richardo, meluncurkan karya lukisannya pada kapal nelayan bantuan dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Kegiatan melukis kapal nelayan ini merupakan rangkaian acara peringatan HUT ke-27 Provinsi Maluku Utara yang dilaksanakan di Pelabuhan Perikanan Bastiong, Ternate, Kamis (24/9/2026).
Erika Richardo sendiri merupakan seniman Indonesia yang pernah mengabdikan karyanya dengan melukis langsung pada badan pesawat Boeing 737-800NG milik Garuda Indonesia dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan RI tahun 2025.
Pada perayaan HUT Provinsi Maluku Utara kali ini, ia turut melibatkan diri melalui karya seni dengan mengangkat potensi biota laut dan identitas budaya. Lukisan pada kapal nelayan ini menjadi medium promosi kearifan lokal yang berasal dari Maluku Utara.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif RI, Irene Umar, saat menghadiri kegiatan tersebut mengatakan bahwa potensi yang dimiliki Maluku Utara ini dapat dimanfaatkan, terutama mengingat banyaknya kedatangan turis asing. Dengan demikian, ketika mereka melihat kapal dengan cerita-cerita tersebut, akan timbul rasa ingin tahu.
“Jadi, sebuah kapal bukan hanya memiliki fungsi dasar sebagai sarana melaut bagi nelayan, melainkan juga bisa menjadi papan iklan yang menceritakan kehidupan di Maluku Utara,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi perjuangan para seniman yang dapat berbuat sesuatu untuk nelayan. Seniman tidak hanya perlu berdiam di rumah dan berbaur dengan kanvas, tetapi juga bisa keluar dari kanvas tersebut dan mencari media yang ada di seluruh kota untuk memperindah kota.
Sementara itu, Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, mengatakan bahwa sebagai rangkaian peringatan HUT Provinsi Maluku Utara, Pemerintah Provinsi tidak sekadar menyerahkan bantuan kapal kepada nelayan, melainkan juga mempertemukan perahu nelayan dengan sebuah karya seni.
Hal ini menjadi momentum bagi para seniman untuk menyalurkan kreativitas mereka melalui karya seni berbentuk cerita dan identitas.
“Saya mengapresiasi para seniman, baik nasional maupun lokal, yang terlibat dalam kegiatan ini,” ucapnya.
Wagub juga berharap bantuan yang diberikan kepada nelayan ini dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya.
Adapun bantuan 10 unit kapal nelayan diserahkan secara simbolis kepada beberapa penerima, yaitu Kenjongs Iwamoni (Halut), Reychardo Sadok Momou (Halut), Herat (Morotai), dan Djamhir Nurdin (Halteng).
(Gus)






