Pasokan Ikan Melonjak, Koperasi Sigaro Malaha Mandiri Catat Pengumpulan 20 Ton dalam Sepekan

- Wartawan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:08 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Koperasi Sigaro Malaha Mandiri, Salman, di Kelurahan Makasar. Minggu, (18/10/26). Dok. Istimewa.

Ketua Koperasi Sigaro Malaha Mandiri, Salman, di Kelurahan Makasar. Minggu, (18/10/26). Dok. Istimewa.

TERNATE, HabarIndonesia.id – Kebijakan penertiban rumpon yang dilakukan oleh Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) bersama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Maluku Utara mendapat apresiasi dari kalangan nelayan.

Kebijakan tersebut dinilai mulai memberikan dampak positif terhadap peningkatan hasil tangkapan ikan, khususnya bagi nelayan tuna yang beroperasi di wilayah penangkapan di bawah 12 mil laut.

Ketua Koperasi Sigaro Malaha Mandiri, Salman, mengatakan, meskipun kebijakan penertiban rumpon mendapat kritik dari berbagai pihak, mulai dari kalangan akademisi, politisi hingga nelayan, dampaknya terhadap aktivitas penangkapan ikan mulai dirasakan oleh nelayan setempat.

Menurut Salman, setelah penertiban dilakukan, migrasi ikan mulai memasuki wilayah perairan di bawah 12 mil laut.

“Tidak hanya ikan tongkol, ikan tuna juga mulai ditemukan di wilayah penangkapan tersebut sehingga memberikan peluang lebih besar bagi nelayan untuk meningkatkan hasil tangkapan,” Ujar Salman.

Ia menilai, langkah penertiban rumpon tersebut menjadi salah satu upaya yang patut diapresiasi karena dinilai memberikan manfaat langsung bagi nelayan, terutama mereka yang menggunakan metode penangkapan handline atau pancing ulur untuk menangkap ikan tuna.

Salman yang juga merupakan nelayan dan memimpin koperasi dengan sekitar 40 anggota itu menyebutkan, hasil tangkapan tuna nelayan mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Kalau sebelumnya kami nelayan hanya memperoleh sekitar satu hingga dua ekor tuna saat satu kali kelurahan Penangkapan, kini hasil tangkapan kami dapat mencapai lima sampai sepuluh ekor dalam satu kali kelurahan saat penangkapan,” Ucapnya.

Lanjutnya, peningkatan hasil tangkapan tersebut turut memberikan dampak terhadap kondisi ekonomi nelayan khusus kelompok kami.

Salman mengatakan, pendapatan yang diperoleh kini dapat membantu nelayan memenuhi kebutuhan keluarga, melunasi pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta membiayai pendidikan anak-anak mereka.

“Dampak peningkatan hasil tangkapan kelompok kami juga terlihat dari jumlah ikan yang terkumpul di saya yaitu Koperasi Sigaro Malaha Mandiri,” Katanya.

Ia juga mengatakan, dalam satu minggu terakhir, koperasi tersebut dilaporkan berhasil mengumpulkan ikan hasil tangkapan nelayan sebanyak 20 ton, meningkat jauh dibandingkan periode sebelumnya yang hanya berkisar satu hingga dua ton per minggu.

Menurut Salman, capaian tersebut dinilai menjadi indikator meningkatnya aktivitas penangkapan dan pasokan ikan yang dihimpun koperasi.

Meski demikian, bagi dia, keberlanjutan peningkatan hasil tangkapan tetap perlu dipantau agar manfaatnya dapat dirasakan nelayan secara konsisten dalam jangka panjang.

Apresiasi terhadap kebijakan penertiban rumpon juga disampaikan pemerhati nelayan Maluku Utara, Taufik M. Yusup.

Ia menyatakan dukungan terhadap langkah Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku Utara, Kadri La Etje, dalam melakukan penertiban rumpon yang dinilai berkaitan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan, khususnya nelayan tuna.

Taufik berharap kebijakan tersebut dapat terus dievaluasi dan dilaksanakan secara terukur dengan memperhatikan keberlanjutan sumber daya ikan serta kondisi nelayan di lapangan.

Dengan demikian, pengelolaan wilayah penangkapan ikan di Maluku Utara diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat pesisir khususnya Nelayan.

(Gus/red)

Berita Terkait

Salurkan 50 Armada Tangkap, Bassam Tegaskan Bantuan Nelayan Halsel Bukan untuk Diperjualbelikan
Kapal Nelayan Bantuan Pemprov Malut Jadi Media Promosi Budaya Lewat Lukisan Erika Richardo
KSOP Ternate Gelar Upacara Hari Perhubungan Nasional 2026, Ini Arahan Menhub untuk Insan Perhubungan
1.400 Rumpon Tersebar di Bawah 12 Mil, DKP Malut Percepat Penertiban dan Perizinan Nelayan
Bongkar Muat Peti Kemas Pelabuhan Ahmad Yani Ternate Tumbuh hingga 5 Persen
Pasokan Ikan Cakalang Menurun, Zona Tangkap Makin Jauh Tekan Stok Ikan di Ternate
Di Dasar Laut Morotai berkibar Sang Merah Putih
Rp7,4 Miliar Nilai 24.799 Mutiara, Legalitas PT Karya Alam Bahari Dipertanyakan

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:26 WIT

CV Lexios Jaya Utama Layangkan Somasi II, HK-MAP KSO Didesak Lunasi Tunggakan Rp1,57 Miliar

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:42 WIT

Sasar 4 Kafe di Bacan, Polres Halsel Temukan Satu Hasil Tes Urine Awal Positif MOP

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:26 WIT

ISI-PELITA Resmi Diluncurkan, LPKA Kelas II Ternate Perluas Akses Literasi dan Pendidikan Anak Binaan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:01 WIT

Imigrasi Indonesia Lampaui Target PNBP 2026, Realisasi Capai Rp8,68 Triliun

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:42 WIT

Somasi Direksi Perumda Ake Gaale, Kuasa Hukum Abdullah Bandang Tuntut Pembayaran Penghargaan Masa Jabatan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 00:28 WIT

ASN Halsel Dilaporkan Terjerat Judi Online dan Utang, Bupati Instruksikan Pemeriksaan Seluruh OPD

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:31 WIT

KPU Ternate Sosialisasikan Pemutakhiran Data Parpol, Tauhid Soleman Soroti Akurasi Keanggotaan

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:45 WIT

Kapolres Halsel Hadiri HUT ke-81 TNI, Sinergitas TNI-Polri Jadi Kekuatan Jaga Daerah

Berita Terbaru