Bongkar Muat Peti Kemas Pelabuhan Ahmad Yani Ternate Tumbuh hingga 5 Persen

- Wartawan

Kamis, 10 September 2026 - 20:07 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelabuhan Ahmat Yani Kota Ternate. (10/09/26). Dok. Agis

Pelabuhan Ahmat Yani Kota Ternate. (10/09/26). Dok. Agis

TERNATE, HabarIndonesia.id — Aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate, Maluku Utara, menunjukkan tren positif. PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional IV Ternate mencatat pertumbuhan aktivitas bongkar muat sekitar 3 hingga 5 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Peningkatan tersebut menjadi indikator bahwa aktivitas logistik di Kota Ternate dan wilayah Maluku Utara terus bergerak dan mengalami pertumbuhan. Hal itu disampaikan Kepala PT Pelindo Regional IV Ternate, Anwar Pae, Rabu (9/9/2026).

“Ada peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, sekitar 3 sampai 5 persen,” kata Anwar.

Menurut Anwar, meningkatnya aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Ahmad Yani memiliki peran penting dalam menunjang kelancaran distribusi barang, terutama berbagai kebutuhan pokok masyarakat.

Lanjutnya, sejumlah komoditas yang masuk melalui pelabuhan tersebut antara lain beras, daging ayam, serta kebutuhan pokok lainnya.

“Dengan adanya pencapaian itu, kebutuhan masyarakat seperti beras, daging ayam, serta komoditas lainnya di Kota Ternate khususnya dan masyarakat Maluku Utara pada umumnya bisa terpenuhi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, peningkatan kinerja bongkar muat tidak terlepas dari penerapan sistem pengawasan dan perencanaan operasional pelabuhan berbasis digital.

Sistem tersebut, menurut dia, terintegrasi melalui aplikasi yang digunakan pada ruang Planning and Control (PnC).

Ia juga menyampaikan, aplikasi tersebut berfungsi untuk memantau sekaligus mengendalikan aktivitas kapal, mulai dari proses kapal sandar hingga pembongkaran muatan.

Dengan sistem tersebut, kata dia, pengawasan terhadap kegiatan operasional pelabuhan dapat dilakukan secara lebih terukur dan efisien.

“Aplikasi itu digunakan untuk mengontrol kapal sandar, pembongkaran muatan,” jelasnya.

Lanjutnya, penerapan sistem digital juga memberikan dampak terhadap kecepatan pelayanan bongkar muat.

Ia juga menyampaikan, jika sebelumnya proses pembongkaran muatan dapat berlangsung hingga tiga hari, kini waktu pelayanan dapat dipangkas menjadi sekitar satu hari.

“Kecepatan bongkar muat lebih cepat. Dampaknya pembongkaran lancar dan kapal masuk lebih lancar,” kata Anwar.

Lanjutnya, efisiensi tersebut turut membuka peluang peningkatan frekuensi kunjungan kapal ke Pelabuhan Ahmad Yani Ternate.

Ia juga mengataka, kapal yang sebelumnya rata-rata melakukan kunjungan sekitar empat kali dalam sebulan kini berpotensi meningkat menjadi lima kali dalam sebulan.

“Biasanya empat kali satu bulan bisa menjadi lima kali dalam satu bulan,” ujarnya.

Lanjutnya, peningkatan aktivitas bongkar muat dan efisiensi pelayanan tersebut dinilai strategis dalam menjaga kelancaran arus distribusi barang di wilayah Maluku Utara.

Lebih jauh kata Anwar, dengan waktu pelayanan yang lebih singkat, kapasitas pelayanan pelabuhan dapat meningkat sehingga kebutuhan pokok dan berbagai komoditas dapat didistribusikan kepada masyarakat di wilayah kepulauan secara lebih cepat dan lancar.

(Agis)

Berita Terkait

Kapal Nelayan Bantuan Pemprov Malut Jadi Media Promosi Budaya Lewat Lukisan Erika Richardo
KSOP Ternate Gelar Upacara Hari Perhubungan Nasional 2026, Ini Arahan Menhub untuk Insan Perhubungan
1.400 Rumpon Tersebar di Bawah 12 Mil, DKP Malut Percepat Penertiban dan Perizinan Nelayan
Pasokan Ikan Cakalang Menurun, Zona Tangkap Makin Jauh Tekan Stok Ikan di Ternate
Di Dasar Laut Morotai berkibar Sang Merah Putih
Rp7,4 Miliar Nilai 24.799 Mutiara, Legalitas PT Karya Alam Bahari Dipertanyakan
Kapal Bitung Ditemukan Berlabuh di Perairan Morotai, Tim Gabungan Dalami Dugaan Pelanggaran Jalur Tangkap
Kapal Jaring Bitung Ditemukan Berlabuh di Tanjung Gorango, DKP Malut Dalami Dugaan Aktivitas di Bawah 12 Mil

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:37 WIT

Pengajuan Bansos Meningkat, Kesra Salurkan Bantuan untuk Mahasiswa dan Pasien

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:58 WIT

Sekda Haltim Serahkan Bantuan Lansia di Wasile, 3.512 Warga Jadi Penerima Manfaat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:40 WIT

Pemkab Haltim Tekankan Keselamatan dan Lingkungan, Perusahaan Tambang Diminta Taat Aturan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:41 WIT

Sidak Panti Sosial, DPRD Malut Soroti Pembinaan dan Kesejahteraan Anak Asuh

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:31 WIT

PDPM Halbar Pertanyakan Pengawasan Satgas Karhutla di Area Gunung Gamkonora

Kamis, 1 Oktober 2026 - 02:12 WIT

PUPR Malut Bersinergi Padamkan Karhutla, Satu Mobil Tangki Dikerahkan

Rabu, 30 September 2026 - 01:11 WIT

Bassam Tegaskan 550 Ribu Bibit Kelapa Harus Hidup, Berbuah dan Tingkatkan Pendapatan Petani

Rabu, 30 September 2026 - 01:04 WIT

Bassam Fokus Bangun Dapil III 2027, Air Bersih hingga Jalan Jadi Prioritas

Berita Terbaru