Gubernur Sherly Gandeng BNN RI, Tiga Program Disiapkan untuk Tekan Penyebaran Narkoba

- Wartawan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, bersama Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) yang diwakili oleh Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat BNN RI, Irjen Pol. Aldrin M.P. Hutabarat, melaksanakan pertemuan dan audiensi yang bertempat di Hotel Bela, Ternate. Selasa (27/10/26). Dok. Adpim Humas.

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, bersama Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) yang diwakili oleh Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat BNN RI, Irjen Pol. Aldrin M.P. Hutabarat, melaksanakan pertemuan dan audiensi yang bertempat di Hotel Bela, Ternate. Selasa (27/10/26). Dok. Adpim Humas.

TERNATE, HabarIndonesia.id – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengungkapkan bahwa status penyebaran narkoba di wilayah Maluku Utara saat ini berada pada level Waspada.

Kelompok usia yang paling rentan terhadap paparan barang haram tersebut adalah rentang usia 15 hingga 24 tahun, yang didominasi oleh kalangan pelajar dan mahasiswa.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Gubernur Sherly ketika dikonfirmasi sejumlah wartawan usai melakukan pertemuan dan audiensi dengan pihak Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) yang diwakili oleh Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat BNN RI, Irjen Pol. Aldrin M.P. Hutabarat, bertempat di Hotel Bela, Ternate, Selasa (27/10/2026).

Pertemuan strategis ini turut dihadiri oleh jajaran petinggi BNN RI dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku Utara, di antaranya Kepala BNNP Maluku Utara, Brigjen Pol. Mirzal Alwi, beserta pejabat struktural lainnya.

Gubernur memaparkan bahwa dalam diskusi tersebut pihaknya bersama BNN telah merumuskan sejumlah langkah taktis guna mengurangi tingkat penyebaran dan menekan angka kasus narkoba di Maluku Utara.

Adapun tiga program utama yang akan digalakkan meliputi:

– Sosialisasi dan mitigasi dini ke sekolah-sekolah untuk mengoptimalkan penyuluhan langsung kepada generasi muda di tingkat pelajar dan mahasiswa;

– Program Desa Bersih Narkoba (Desa Bersinar) dengan membangun ketahanan masyarakat dari tingkat desa guna membendung peredaran gelap narkotika; serta

– Rehabilitasi dan pemberdayaan eks warga binaan guna memberikan pelatihan keterampilan, bantuan modal usaha, serta pendampingan bagi warga yang telah keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) agar dapat beralih profesi ke kegiatan positif dan memiliki sumber pendapatan yang halal serta berkelanjutan.

Menurut Gubernur, berdasarkan data penyebaran kasus, daerah di Maluku Utara yang menjadi titik perhatian utama meliputi Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, dan Kabupaten Halmahera Tengah.

Untuk mengatasi keterbatasan fasilitas infrastruktur, khususnya ketiadaan Unit Layanan Terpadu (ULT) milik BNN di daerah, Gubernur Sherly menginstruksikan agar BNN segera berkoordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan yang tersebar di 10 kabupaten/kota.

“Mereka bisa sharing kantor terlebih dahulu, yang penting programnya bisa berjalan untuk sosialisasi, mitigasi, dan menyetop penyebaran yang sudah ada,” ungkap Gubernur.

Menutup keterangannya, Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi peredaran narkotika demi melindungi masa depan generasi muda di Bumi Moloku Kie Raha.

“Ayo cegah narkoba!” pungkas Gubernur.

(Gus)

Berita Terkait

Dugaan Penyaluran BBM APMS Dolik ke Sali Bay Resort Mencuat, Publik Minta Transparansi
Gadis 19 Tahun Asal Halsel Dilaporkan Hilang, Keluarga Telusuri Keberadaannya hingga Maluku
Kapolres Halsel Turun ke Sekolah Beri Pesan Tegas kepada Pelajar, Jauhi Narkoba, Miras, dan Tawuran
Kasus Zahra Berkah Masih Bergulir, Polres Ternate Himpun Sitaan Lebih dari Rp3 Miliar
CV Lexios Jaya Utama Layangkan Somasi II, HK-MAP KSO Didesak Lunasi Tunggakan Rp1,57 Miliar
Sasar 4 Kafe di Bacan, Polres Halsel Temukan Satu Hasil Tes Urine Awal Positif MOP
Hingga September 2026, Imigrasi Catat 17.597 Tindakan Administratif, Perkuat Pengawasan Digital
ISI-PELITA Resmi Diluncurkan, LPKA Kelas II Ternate Perluas Akses Literasi dan Pendidikan Anak Binaan

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:59 WIT

Mubes XI dan Dialog Publik HMPS Sosiologi UMMU Soroti Peran Mahasiswa dalam Kehidupan Intelektual Kampus

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIT

Apresiasi ASN Berprestasi, Pemprov Malut Siapkan Empat Kategori Penghargaan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:28 WIT

PUPR Malut Buka Ruang bagi Kontraktor dan Pemasok Lokal Jelang Pengadaan Proyek 2027

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:39 WIT

DPMD, Edi Septiagus Rajab Gagas Si Manis Haltim, Dorong Administrasi Desa Lebih Modern dan Efisien

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:00 WIT

Haltim Jadi Tuan Rumah HKG PKK ke-54, Produk Unggulan Desa Siap Dipamerkan 11 Kontingen

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:07 WIT

Perjuangkan Infrastruktur Sesuai Kebutuhan Daerah, PUPR Malut Bahas Konektivitas Jalan Bersama DPD RI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:45 WIT

Gelar Rakor, Baznas Haltim Sepakati Infak dan Sedekah Rp20 Ribu bagi ASN yang Belum Penuhi Nisab Zakat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 00:40 WIT

Sekda Haltim Tegaskan Koordinasi OPD Jadi Kunci Percepatan MCSP RBS 2026

Berita Terbaru