Pasca Bencana 2 April, Sherly Tjoanda Gandeng BNPB Percepat Rehabilitasi

- Wartawan

Rabu, 8 April 2026 - 14:17 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – HabarIndonesia.id – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, melakukan pertemuan dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, pada Selasa (7/4/26), di Jakarta.

Pertemuan tersebut membahas langkah percepatan penanganan dan pemulihan pascabencana yang melanda wilayah Maluku Utara pada 2 April 2026.

Dalam pertemuan itu, Gubernur Sherly menegaskan bahwa penanganan bencana tidak boleh berhenti pada tahap pendataan semata, melainkan harus segera ditindaklanjuti dengan langkah konkret di lapangan.

“Penanganan tidak berhenti pada pendataan. Tahap selanjutnya adalah percepatan perbaikan dan pemulihan dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat,” tegas Sherly.

Lanjutnya, berdasarkan hasil identifikasi sementara yang dilakukan Pemerintah Provinsi Maluku Utara bersama BNPB dan BPBD, jumlah warga terdampak bencana mencapai sekitar 2.000 jiwa, dengan 1.107 jiwa di antaranya terpaksa mengungsi.

Selain itu kata dia, tercatat sekitar 300 unit rumah mengalami kerusakan, 11 hingga 14 rumah ibadah terdampak, satu sarana pendidikan rusak, serta tiga fasilitas umum lainnya turut terdampak.

Sementara itu, infrastruktur strategis seperti jalan dan jembatan dilaporkan dalam kondisi aman.

Sherly menjelaskan bahwa pemerintah daerah bersama BNPB terus bergerak cepat melakukan pendataan dan verifikasi kondisi di lapangan sebagai dasar pengambilan kebijakan lanjutan yang tepat sasaran.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala BNPB atas dukungan dan respons cepat pemerintah pusat dalam penanganan bencana di Maluku Utara.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah serta seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama keberhasilan proses pemulihan.

“Saya berkoordinasi langsung dengan Kepala BNPB, Bapak Letjen TNI Suharyanto, terkait penanganan bencana yang terjadi di Maluku Utara pada 2 April 2026 lalu,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, Pemerintah memastikan bahwa langkah selanjutnya akan difokuskan pada percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi, dengan prioritas utama pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, termasuk hunian, layanan pendidikan, dan fasilitas publik.

Menutup pernyataannya, Sherly menyampaikan pesan optimisme kepada masyarakat terdampak bencana.

“Kita mungkin diuji, tapi kita tidak sendiri. Dari kebersamaan, kita pulih. Dari kepedulian, kita bangkit lebih kuat dari sebelumnya,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru