TERNATE, HabarIndonesia.id – Pelatihan dan Uji Sertifikasi Tenaga Ahli Konstruksi yang diselenggarakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku Utara melalui Bidang Jasa Konstruksi memasuki hari kedua pelaksanaan di Bela Hotel Ternate.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dengan tingkat partisipasi peserta yang tetap penuh sejak hari pertama.
Kegiatan yang berlangsung sejak 3 Agustus 2026 itu mengusung tema “Meningkatkan Kompetensi, Profesionalisme, dan Daya Saing Tenaga Kerja Konstruksi Menuju Konstruksi Indonesia Maju” sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah mencetak tenaga ahli konstruksi yang profesional, kompeten, dan memiliki sertifikat keahlian.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, dan Wakil Gubernur, Sarbin Sehe, dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang profesional.
Ketua Panitia yang juga Kepala Bidang Jasa Konstruksi Dinas PUPR Provinsi Maluku Utara, Ir. Saiful Amin, mengatakan seluruh peserta masih mengikuti kegiatan dengan kondisi sehat, kompak, dan penuh semangat hingga memasuki hari kedua pelaksanaan.
“Seluruh peserta masih berjumlah sama seperti pada hari pertama. Mereka tetap sehat, kompak, dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan semangat yang tinggi,” ujar Ir. Saiful Amin kepada HabarIndonesia.id, Selasa (4/8/2026).
Menurutnya, memasuki hari kedua, peserta diharapkan semakin fokus mengikuti seluruh materi dan tahapan pelatihan hingga uji sertifikasi pada hari terakhir agar memperoleh hasil yang maksimal sesuai kompetensi yang ditargetkan.
Ir. Saiful menegaskan bahwa pelatihan dan uji sertifikasi tersebut bukan sekadar program rutin, melainkan bagian dari upaya meningkatkan kemampuan tenaga ahli konstruksi agar mampu mendukung pembangunan infrastruktur yang berkualitas di Provinsi Maluku Utara.
“Program ini dilaksanakan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi yang mewajibkan setiap tenaga kerja konstruksi memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja,” katanya.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) bidang konstruksi agar mampu merencanakan, melaksanakan, serta mengawasi pembangunan infrastruktur daerah secara profesional, andal, dan berdaya saing.
Ir. Saiful berharap seluruh peserta tetap menjaga kesehatan dan semangat hingga hari ketiga pelaksanaan sehingga seluruh rangkaian pelatihan dan uji sertifikasi dapat diikuti secara tuntas tanpa ada peserta yang tertinggal.
“Dengan mengikuti seluruh proses hingga selesai, peserta diharapkan memperoleh pengalaman, pengetahuan, dan kompetensi yang komprehensif sebagai bekal dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berkualitas di Maluku Utara,” pungkasnya.
(Gus)














