Warga Desa Lola Geram, Hasil Audit Dana Desa Dinilai Tak Transparan

- Wartawan

Sabtu, 10 Mei 2025 - 04:53 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIDORE — HabarIndonesia. Masyarakat Desa Lola, Kecamatan Oba Tengah, Tidore Kepulauan, menyampaikan kekecewaan mendalam terhadap Pemerintah Desa dan Inspektorat Kota Tidore yang dinilai gagal menyampaikan hasil audit Dana Desa (DD) secara transparan.

Kekecewaan ini mencuat usai rapat bersama pada Rabu, 8 Mei 2025, yang berakhir tanpa kejelasan.

Pertemuan yang digelar di gedung pertemuan desa sejak pukul 09.00 WIT sempat berlangsung panas akibat debat antara warga dan pihak Inspektorat.

Salah satu warga, yang dikenal dengan inisial UU, mengatakan bahwa suasana rapat sempat memanas karena jawaban dari Inspektorat dianggap tidak memuaskan.

“Setelah istirahat makan siang, kami kembali ke ruangan, tapi pihak Inspektorat sudah pulang. Tidak ada penjelasan lanjutan, kami semua terkejut dan kecewa,” ujar UU kepada wartawan HabarIndonesia.

Menurut UU, hasil audit yang disampaikan sangat terbatas dan tidak menyentuh keseluruhan dugaan penyelewengan.

Audit hanya mencakup tiga item: mesin penggilingan padi, finishing balai pertemuan, dan finishing gedung sekolah PIAUD.

“Dari sekian banyak anggaran yang kami pertanyakan, kenapa hanya tiga item yang diaudit? Ini sangat tidak cukup. Banyak sekali kejanggalan yang belum dijawab,” ungkapnya penuh kecewa.

Selain itu, warga mengkritik cara penyampaian hasil audit yang dianggap tidak informatif.

Materi tidak dipresentasikan melalui media visual seperti spanduk atau proyektor, melainkan hanya dibacakan secara lisan, membuat masyarakat sulit memahami isi audit.

“Kami butuh penjelasan yang mudah dipahami. Kalau ada proyektor atau slide, kami bisa mengerti poin-poinnya. Tapi ini seperti rapat dadakan tanpa persiapan matang,” tambah UU.

Warga Desa Lola berharap Inspektorat bisa bekerja lebih profesional dan bertanggung jawab. Pasalnya, ini adalah kali ketiga Inspektorat melakukan kunjungan audit ke desa mereka.

“Dana Desa bukan milik kepala desa semata, tapi milik rakyat. Kami butuh transparansi dan keadilan,” tegas UU, menutup wawancara.

(Gus)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:55 WIT

Tingkatkan Pelayanan dan Pengawasan TKA, Imigrasi Ternate Jalin Kerja Sama dengan Harita Nickel

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:36 WIT

Mantan Kepala Puskesmas Buli Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOK, Negara Rugi Rp524 Juta

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56 WIT

Gubernur Sherly Gandeng BNN RI, Tiga Program Disiapkan untuk Tekan Penyebaran Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:20 WIT

Dugaan Penyaluran BBM APMS Dolik ke Sali Bay Resort Mencuat, Publik Minta Transparansi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:04 WIT

Gadis 19 Tahun Asal Halsel Dilaporkan Hilang, Keluarga Telusuri Keberadaannya hingga Maluku

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:34 WIT

Kapolres Halsel Turun ke Sekolah Beri Pesan Tegas kepada Pelajar, Jauhi Narkoba, Miras, dan Tawuran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:46 WIT

Kasus Zahra Berkah Masih Bergulir, Polres Ternate Himpun Sitaan Lebih dari Rp3 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:26 WIT

CV Lexios Jaya Utama Layangkan Somasi II, HK-MAP KSO Didesak Lunasi Tunggakan Rp1,57 Miliar

Berita Terbaru