Urat Nadi Kota Ternate Dirusak. Warga Resah, BPJN Ultimatum Vendor Telkom, Ini Bukan Proyek Cobaan

- Wartawan

Kamis, 10 Juli 2025 - 05:37 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE – HabarIndonesia. Kondisi ruas Jalan Nasional di Kota Ternate kian memprihatinkan. Proyek pembongkaran jalan oleh kontraktor pihak ketiga dari Telkom, PT Putri Ratu Mandiri (PRM), memicu keresahan publik.

Jalan yang menjadi urat nadi transportasi kini rusak parah dan mengancam keselamatan pengendara. Proyek tersebut dilakukan untuk mengambil kabel Telkom, namun meninggalkan jejak kerusakan yang belum diperbaiki secara layak.

Warga dan pengguna jalan pun mulai angkat suara. Pada Rabu (09/07/2025), keluhan mencuat dari berbagai pihak yang merasa dirugikan akibat kerusakan ini.

Lubang-lubang besar dan permukaan jalan yang tidak rata telah menyebabkan kemacetan hingga rawan kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua dan pejalan kaki.

Menanggapi hal tersebut, Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara turun tangan.

Bahtiar, salah satu staf BPJN menegaskan bahwa pihaknya telah menerima surat pemberitahuan dari pihak vendor, namun pengawasan akan tetap dilakukan secara ketat.

“Kami akan tetap pantau pekerjaan mereka, apakah sudah sesuai standar atau tidak,” tegasnya saat diwawancarai media HabarIndonesia.id

Bahtiar menyampaikan, apabila ditemukan pelanggaran atau pengerjaan yang tidak sesuai prosedur, pihaknya tidak akan segan untuk mengambil tindakan tegas.

“Kalau pekerjaan mereka tidak sesuai, maka vendor Telkom PT Putri Ratu Mandiri wajib bertanggung jawab dan memperbaiki kondisi jalan seperti semula,” lanjutnya.

Ia menekankan bahwa vendor harus mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam pengerjaan proyek, termasuk memasang rambu-rambu jalan dan menjamin keselamatan pengguna jalan.

“Jangan asal bongkar jalan, karena Jalan ini milik masyarakat secara umum khusunya masyarakat Kota Ternate , dan ini bukan percobaan proyek,” sindir Bahtiar keras.

BPJN juga memastikan akan turun langsung ke lapangan untuk memverifikasi kondisi terkini jalan yang dibongkar.

“Akan ada penyerahan resmi pasca pekerjaan selesai. Tapi sebelum itu, kami pastikan pekerjaan mereka benar-benar layak,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bahtiar menyinggung masa pemeliharaan pasca proyek. “Kalau masih ada kerusakan di masa itu, vendor wajib perbaiki. Jangan sampai masyarakat jadi korban karena kelalaian proyek,” tegasnya menutup pernyataan.

Kondisi ini menjadi peringatan keras bagi seluruh kontraktor yang menangani fasilitas umum agar tidak semena-mena dalam bekerja.

Bahtiar juga mengatakan, Ruas jalan nasional bukan hanya jalur teknis, tapi ruang hidup bagi masyarakat. Keamanan, kenyamanan, dan keselamatan sanggat penting yang harus di jaga.

(Agis)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru