RSUD Pratama Makian Mangkrak, Kadinkes Halsel Bungkam Meski Diminta Klarifikasi

- Wartawan

Selasa, 25 Maret 2025 - 04:48 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL– HabarIndonesia. Pembangunan RSUD Pratama Makian di Kabupaten Halmahera Selatan kembali menjadi sorotan publik. Proyek yang diharapkan menjadi pusat layanan kesehatan bagi masyarakat Pulau Makian ini hingga kini belum juga rampung. Alih-alih beroperasi, bangunan rumah sakit justru terbengkalai tanpa kejelasan.

Gerakan Pemuda Marhaeisme (GPM) Halsel menyebut keterlambatan ini sebagai bukti kegagalan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Halsel, Hasia Hasjim, dalam menjalankan tugasnya. Mereka menilai kurangnya pengawasan dan buruknya manajemen telah membuat proyek strategis ini mangkrak.

Tak hanya RSUD Pratama Makian, GPM Halsel juga menyoroti proyek Badan Air Keruh (BAK), penampungan air bersih untuk rumah sakit tersebut.

Proyek senilai Rp 1,1 miliar yang berasal dari APBD 2023 ini seharusnya sudah selesai dalam waktu singkat. Namun, setelah lebih dari dua tahun, yang terlihat di lapangan hanya tiang penyangga tanpa progres berarti.

Ketua DPC GPM Halsel, Bung Harmain Rusli, menganggap kondisi ini sebagai cerminan lemahnya kepemimpinan Kadinkes Halsel. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah, terutama Bupati Halmahera Selatan, harus segera mengambil tindakan tegas.

“Ini bukti nyata bahwa Kadinkes Halsel tidak mampu memimpin dengan baik. Tidak ada prioritas terhadap kepentingan masyarakat. Kami meminta Bupati segera mencopot Kadinkes yang gagal ini,” tegas Harmain, Kamis (21/3).

Menurut Harmain, kondisi fasilitas kesehatan di Pulau Makian sangat memprihatinkan. Lambannya penyelesaian RSUD Pratama Makian membuat masyarakat kesulitan mendapatkan pelayanan medis yang layak.

“Seharusnya rumah sakit ini sudah bisa digunakan untuk melayani masyarakat. Sayangnya, yang terjadi justru sebaliknya. Tidak ada kejelasan kapan proyek ini akan selesai,” tambahnya.

Menanggapi permasalahan ini, media Habar Indonesia telah mencoba menghubungi Kadinkes Hasia Hasjim untuk meminta klarifikasi. Namun, hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan atau pernyataan resmi.

Lanjut Harmain, masyarakat Pulau Makian terus menunggu kepastian. Mereka berharap pemerintah segera turun tangan dan memastikan RSUD Pratama Makian bisa segera di selesaikan demi kepentingan bersama. Lantas, sampai kapan fasilitas kesehatan ini akan dibiarkan terbengkalai?

(Opal)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru