Penumpang resah terhadap pelayanan pelni yang di nilai lambat dalam menjalankan tugas

- Wartawan

Jumat, 7 Maret 2025 - 17:09 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ternate-Habarindonesia. Menjelang Ramdhan 7 hari Pelabuhan Ahmad Yani Kota Ternate dipadati penumpang yang ingin mudik idul fitri di kampung halamannya, kepadatan itu terjadi akibat dari prosedur chek in ticket untuk masuk belum di buka dari ba’da Maghrib sebelumnya pada Jumat 07/03/2025.

Kapal pelni yang akan di berangkatkan jam 10:00 WIT itu telah ramai di padati penumpang dengan tujuan yang berbeda beda antara lain Bitung, Makasar, Bau-bau Surabaya Dan lain-lain,Namun yang menjadi perhatian khusus adalah mengenai tingkat pelayanan keberangkatan dengan antrian Panjang sehingga penumpang merasa geram.

‘’pelayanan pelni sangat lambat dalam pemberitahuan penukaran ticket dan check in,yang awalnya kami berharap check in sudah di buka , Namun ternyata belum dibuka dari bada Magrib sampai tarawih baru dibuka kembali’’ungkap kamal sinis

Pelayanan di anggap kurang efektif ini juga di tanggapi oleh salah satu penumpang yang bertujuan ke surabaya ikut serta mengantri dari Pukul 08:13 sampai 00:39.

“Saya menunggu antrian begitu lama,bukan hanya saya yang mengeluh pelayanannya,tetapi sebagian penumpang juga demikian”ujar andre

Ia juga menyoroti perihal antara pihak pelni dan juga penumpang mengenai sistem check in bourding yang di sampaikan melalui loudspeaker sudah bagus,akan tetapi miskomunikasi bisa di bilang tumpang tindih

“Pemberitahuan antrian chek in ticket kepada penumpang melalui loud speaker sudah bagus,yang jadi soalnya itu karena mis komunikasi tidak berjalan baik akhirnya kami pun bingung”imbuhnya

Tak sebatas sampai disni saja,
Ia menambahkan seharunya sistem check in harus berdasarkan etape,mulai dari gelombang pertama,kedua,ketiga dan selanjutnya biar ada antisipisi kepadatan penumpang,namun tidak sama sekali.

“Hemat saya,bagusnya lagi kalau di kasih gelombang pertama,kedua,ketiga biar penumpang di arahkan,kan ini tidak samaa sekali” tutupnya.

(Koces)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru