Pasca Gempa 7,6, Malut Berangsur Kondusif, Gubernur Sherly, Warga Diminta Tetap Waspada

- Wartawan

Jumat, 3 April 2026 - 09:46 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SOFIFI – HabarIndonesia.id – Pemerintah Provinsi Maluku Utara memastikan kondisi wilayah pasca gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang terjadi pada Kamis pagi berangsur terkendali, meskipun masyarakat tetap diminta waspada terhadap potensi gempa susulan.

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah Maluku Utara dan sempat memicu peringatan dini tsunami. Namun, berdasarkan pemantauan terbaru, ancaman tsunami telah resmi dicabut.

Peristiwa gempa terjadi pada Kamis, 2 April 2026, pukul 05.48 WIB atau 07.48 WIT, dengan kedalaman 33 kilometer.

Wilayah paling terdampak berada di Kecamatan Batang Dua, Kota Ternate, serta beberapa daerah lain seperti Tidore Kepulauan, Halmahera Barat, Halmahera Tengah, Halmahera Utara, dan Halmahera Selatan.

Sesuai informasi yang di himpun oleh media HabarIndonesia.id, Masyarakat di sejumlah wilayah Maluku Utara terdampak, terutama warga di Batang Dua.

Berdasarkan data sementara BPBD hingga pukul 13.00 WIT, tercatat 5 rumah rusak berat dan 18 rumah rusak ringan di wilayah tersebut. Selain itu, rumah ibadah juga mengalami kerusakan, meliputi 4 gereja rusak ringan, 1 rusak sedang, dan 2 rusak berat.

Gempa ini sempat memicu kekhawatiran luas akibat potensi tsunami dan kerusakan infrastruktur. Respons cepat dari pemerintah dan berbagai pihak menjadi kunci dalam meminimalkan dampak serta menjaga keselamatan masyarakat.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menegaskan bahwa pemerintah hadir untuk memastikan keselamatan dan pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak.

“Situasi saat ini sudah berangsur terkendali. Pemerintah memastikan seluruh masyarakat terdampak mendapatkan perhatian dan bantuan yang dibutuhkan,” ujarnya.

Lanjutnya, Sebagai bentuk respons cepat, bantuan logistik mulai disalurkan ke wilayah terdampak, khususnya Batang Dua.

Ia juga menyampaiakan, bantuan tersebut meliputi 500 kilogram beras, 1.200 paket lauk siap saji, 70 karton mi instan, perlengkapan keluarga, hingga kebutuhan dasar lainnya seperti minyak goreng, gula, susu, dan selimut.

Sherly juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, waspada terhadap gempa susulan, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

Dengan kondisi yang semakin kondusif dan dukungan berbagai pihak, proses pemulihan diharapkan dapat berlangsung cepat.

(Gus)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru