Ombudsman Soroti Pelayanan RSUD Chasan Boesoirie, Fasilitas Rusak dan Utang Obat Jadi Sorotan

- Wartawan

Senin, 12 Mei 2025 - 06:31 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE – HabarIndonesia. Lembaga Pengawasan Ombudsman Perwakilan Maluku Utara menyoroti sejumlah permasalahan serius dalam pelayanan publik di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesoirie, Kota Ternate.

Masalah ini mendapat protes dari masyarakat Ternate dan sekitarnya yang menilai pelayanan rumah sakit terus memburuk.

Permasalahan yang mencuat mulai dari penyalahgunaan anggaran, keterlambatan pembayaran jasa medis, hingga fasilitas yang rusak parah seperti atap bocor dan kurangnya obat-obatan serta benang operasi. Hal ini dinilai sangat mengganggu pelayanan kesehatan masyarakat.

“Kita akan membangun koordinasi serta komunikasi dengan manajemen rumah sakit untuk mengetahui sejauh mana problem yang terjadi di RSUD Chasan Boesoirie,” ujar Alfajrin A. Titaheluw, SH., MH., CLA, salah satu staf Ombudsman Maluku Utara, Kamis (12/05/2025).

Ia menambahkan bahwa Ombudsman sebelumnya pernah melakukan inspeksi mendadak (sidak) beberapa tahun lalu saat terjadi insiden ambruknya bangunan belakang UGD akibat hujan deras.

Menurutnya, kasus tersebut sempat dikoordinasikan dengan pihak rumah sakit, namun hingga kini banyak persoalan belum terselesaikan.

Terkait laporan dan aduan yang beredar baru-baru ini, Ombudsman berkomitmen untuk turun langsung ke lapangan dan memastikan kebenaran informasi tersebut.

“Kami akan turun untuk melihat langsung kondisi dan memastikan aduan-aduan masyarakat benar adanya,” tegas Alfajrin.

Secara kelembagaan, Ombudsman meminta manajemen RSUD Chasan Boesoirie segera mengambil langkah perbaikan, terutama dalam pemenuhan kebutuhan fasilitas dasar seperti ketersediaan obat-obatan, alat medis, serta perbaikan infrastruktur rumah sakit.

“Kami juga mendesak Ketua Dewan Pengawas serta Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara untuk mengambil peran dan melakukan evaluasi terhadap manajemen rumah sakit yang dinilai buruk,” kata Alfajrin.

Ia menegaskan, keterlambatan pembayaran jasa tenaga medis menjadi bukti bahwa ada persoalan serius dalam pengelolaan rumah sakit.

Ombudsman berharap peran aktif dari pemerintah daerah untuk segera memperbaiki pelayanan publik yang menyentuh kebutuhan vital masyarakat ini.

(Agis)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:55 WIT

Tingkatkan Pelayanan dan Pengawasan TKA, Imigrasi Ternate Jalin Kerja Sama dengan Harita Nickel

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:36 WIT

Mantan Kepala Puskesmas Buli Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOK, Negara Rugi Rp524 Juta

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56 WIT

Gubernur Sherly Gandeng BNN RI, Tiga Program Disiapkan untuk Tekan Penyebaran Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:20 WIT

Dugaan Penyaluran BBM APMS Dolik ke Sali Bay Resort Mencuat, Publik Minta Transparansi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:04 WIT

Gadis 19 Tahun Asal Halsel Dilaporkan Hilang, Keluarga Telusuri Keberadaannya hingga Maluku

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:34 WIT

Kapolres Halsel Turun ke Sekolah Beri Pesan Tegas kepada Pelajar, Jauhi Narkoba, Miras, dan Tawuran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:46 WIT

Kasus Zahra Berkah Masih Bergulir, Polres Ternate Himpun Sitaan Lebih dari Rp3 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:26 WIT

CV Lexios Jaya Utama Layangkan Somasi II, HK-MAP KSO Didesak Lunasi Tunggakan Rp1,57 Miliar

Berita Terbaru