Musrenbang Haltim 2027 Dimulai, Bupati Ubaid Minta Desa Fokus pada Kebutuhan Masyarakat

- Wartawan

Senin, 9 Maret 2026 - 14:33 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALTIM – HabarIndonesia.id – Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan sebagai bagian dari tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2027.

Kegiatan yang dipusatkan di Kecamatan Wasile dan Wasile Timur ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan berbagai usulan pembangunan dari tingkat desa agar lebih terarah, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Senin, 09/03/26.

Bupati Halmahera Timur, Drs. Ubaid Yakub, dalam sambutannya menegaskan bahwa setiap program pembangunan harus direncanakan secara matang agar dapat berjalan efektif dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Setiap kegiatan pembangunan harus direncanakan dengan baik, karena perencanaan yang matang merupakan keharusan dalam proses pembangunan daerah. Forum Musrenbang ini juga menjadi ruang penyelarasan antara usulan masyarakat, pemerintah desa, dan pemerintah daerah,” ujarnya.

Ubaid menekankan para kepala desa di Kecamatan Wasile dan Wasile Timur agar aktif dan bertanggung jawab dalam menyampaikan usulan pembangunan.

Menurutnya, setiap usulan yang dibawa dalam Musrenbang merupakan amanah masyarakat yang telah dibahas sebelumnya melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes).

Karena itu, ia mengingatkan agar setiap usulan benar-benar diprioritaskan berdasarkan kebutuhan masyarakat, bukan sekadar banyaknya program yang diajukan.

Selain itu, Ubaid juga menjelaskan bahwa sistem perencanaan pembangunan saat ini telah berkembang, di mana setiap usulan desa memiliki rekam jejak yang terdokumentasi dan dapat dipantau hingga tingkat nasional.

“Hal ini membuat proses perencanaan menjadi lebih transparan dan akuntabel dibandingkan sebelumnya,” katanya.

Ia mengimbau pemerintah desa agar tidak sekadar mengajukan banyak program, tetapi memastikan usulan yang disampaikan realistis, tepat sasaran, dan memiliki peluang untuk direalisasikan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Ia mengatakan, Musrenbang kali ini mengusung tema “Meningkatkan Sistem Layanan Publik, Kapasitas Sumber Daya Manusia, dan Responsif Pemerintah Daerah.”

Menurutnya, tema tersebut mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat kualitas pelayanan publik sekaligus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia sebagai pilar utama pembangunan daerah.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Halmahera Timur, Ricky, menekankan pentingnya prinsip partisipatif, transparan, dan akuntabel dalam proses penyusunan usulan pembangunan desa.

Menurutnya, seluruh unsur desa harus terlibat aktif mulai dari tahap perencanaan, pengusulan, hingga pengawasan pelaksanaan program pembangunan.

“Semangat Musrenbang adalah memberi ruang kepada masyarakat agar dapat menyampaikan aspirasi pembangunan secara langsung kepada pemerintah daerah,” kata Ricky.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah membuka kesempatan seluas-luasnya bagi seluruh desa untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan yang menjadi prioritas masyarakat.

Ricky menjelaskan, setiap usulan yang diajukan desa nantinya akan dipilah berdasarkan tingkat kepentingan, kebutuhan masyarakat, serta kemampuan anggaran pemerintah daerah.

Menurutnya, Langkah tersebut dilakukan agar program pembangunan yang dirancang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat secara adil dan tepat sasaran.

Ricky juga mengungkapkan bahwa masih terdapat sejumlah desa di beberapa kecamatan yang belum sepenuhnya mengajukan usulan dalam Musrenbang.

“Perencanaan pembangunan harus dilakukan secara profesional, terbuka, dan melibatkan masyarakat demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Halmahera Timur,” pungkasnya.

(Dzariq)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru