Longsor dan Banjir Ancam Pulau Hiri, Ketua AMPUH Desak Pemerintah Bertindak Cepat

- Wartawan

Senin, 24 Maret 2025 - 16:23 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ternate–HabarIndonesia. Hujan deras yang mengguyur Kota Ternate dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan longsor di Pulau Hiri, tepatnya di akses jalan antara Kelurahan Tomajiko dan Dorari Isa pada Sabtu, 22 Maret 2025.

Longsor tersebut menyebabkan bebatuan dan batang kayu menutupi jalan, sehingga aktivitas warga terganggu.

Ketua Aliansi Masyarakat Pulau Hiri (AMPUH), Rian Momole, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap dampak bencana ini.

“Situasi longsor di pertengahan Dorari Isa-Tomajiko sangat mengkhawatirkan. Akses jalan tertimbun material longsor, sehingga menyulitkan warga dalam beraktivitas,” ujarnya.

Tak hanya itu, Rian juga menyoroti bahaya banjir yang mengancam warga Kelurahan Tafraka akibat luapan air dari embung. Menurutnya, kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat setempat.

“Saya khawatir kejadian serupa di Rua, di mana banjir dan longsor merenggut nyawa, juga terjadi di Tafraka. Embung yang dibangun di dataran tinggi berisiko besar bagi permukiman warga di bawahnya,” tambahnya.

Rian mendesak Camat Pulau Hiri agar segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Ternate untuk menangani permasalahan ini sebelum semakin parah.

“Pak Camat harus lebih aktif mengawal kepentingan masyarakat dan segera membangun koordinasi dengan pemerintah kota agar tindakan cepat bisa diambil,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menilai bahwa minimnya inisiatif pemerintah kecamatan dalam membangun forum diskusi bersama masyarakat, pemuda, mahasiswa, dan komunitas menjadi salah satu faktor yang membuat masalah ini semakin berlarut.

“Sejauh ini belum ada langkah konkret dari pemerintah kecamatan untuk mengajak berbagai elemen masyarakat berdiskusi mencari solusi terkait longsor dan luapan embung. Padahal, hal ini sangat penting demi keselamatan warga ke depannya,” pungkas Rian.

Kini Rian berharap agar ada tindakan nyata dari pemerintah daerah agar masalah ini segera diatasi sebelum menimbulkan korban jiwa.

(Apot)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru