Kritik atas Ketimpangan Pendidikan, Asmar Joma Resmi Pimpin KOMPPI-MU DIY. Pendidikan Bukan Sekadar Proyek

- Wartawan

Selasa, 17 Juni 2025 - 11:46 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogyakarta – HabarIndonesia. Pelantikan kepengurusan baru Komunitas Magister Peduli Pendidikan Maluku Utara (KOMPPI-MU) Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi panggung kritik tajam terhadap stagnasi dan ketimpangan sistem pendidikan di Maluku Utara.

Muhammad Asmar Joma resmi dilantik sebagai Ketua Umum periode 2025–2026, dengan komitmen utama mendorong revolusi pemikiran dan tindakan nyata dalam pendidikan daerah, 15/06/25.

Dalam sambutannya, Asmar tak hanya menyampaikan visi organisasi, tetapi juga menyuarakan kekecewaan terhadap kondisi pendidikan yang menurutnya masih berkutat dalam kepalsuan statistik dan kemewahan proyek, tanpa menyentuh akar persoalan.

“Apa arti akreditasi jika anak-anak di pedalaman masih belajar di bangunan rapuh? Apa makna proyek jutaan rupiah jika tak melahirkan kualitas?” tegasnya

Dalam pidato yang mengundang perhatian para akademisi, tokoh daerah, serta organisasi mahasiswa se-Maluku Utara yang hadir dalam acara tersebut.

Asmar menyoroti bahwa pendidikan di Maluku Utara kerap dijadikan etalase administratif yang hampa substansi. Ia mengkritik keras pendekatan teknokratis yang tidak menyentuh realitas sosial dan budaya masyarakat lokal.

“Pemerintah Provinsi Maluku Utara telah gagal, bukan hanya dalam pelaksanaan program, tetapi juga dalam membangun ekosistem pendidikan yang manusiawi, kontekstual, dan berpihak pada masa depan generasi. Pembangunan pendidikan tak boleh tercerabut dari akar budaya dan aspirasi rakyat,” ujarnya dengan nada tegas.

Pelantikan ini juga dihadiri oleh senior-senior KOMPPI-MU, akademisi, serta perwakilan organisasi pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah, yang menegaskan dukungan terhadap arah baru yang lebih kritis dan substantif.

Asmar menekankan pentingnya sinergitas intelektual para magister Maluku Utara untuk menghadirkan gagasan-gagasan progresif yang berdaya guna.

Ia menyatakan bahwa KOMPPI-MU harus menjadi wadah strategis yang tidak hanya berhenti pada diskusi, tetapi mampu mendorong advokasi kebijakan pendidikan secara sistemik.

“Kami ingin menjadikan KOMPPI sebagai poros gagasan yang aktif mendorong transformasi pendidikan. Sinergi bukan hanya slogan-ia harus menjadi kekuatan politis dan etis dalam merumuskan arah baru pendidikan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Asmar juga menyampaikan pesan keras kepada Pemerintah Provinsi dan Dinas Pendidikan Maluku Utara.

Ia meminta agar kebijakan pembangunan tidak lagi semata fokus pada infrastruktur fisik, melainkan juga pada pembentukan ekosistem intelektual dan inovatif yang menciptakan generasi visioner dan tangguh menghadapi zaman.

“Kami menuntut arah baru. Pendidikan tidak boleh didefinisikan oleh angka belaka. Ini soal masa depan, soal kemanusiaan, soal identitas kita sebagai orang Maluku Utara,” tegasnya.

Sebagai penutup, Asmar berkomitmen membawa suara pascasarjana ke ruang-ruang strategis kebijakan, memastikan bahwa kepentingan rakyat, terutama dalam hal akses, mutu, dan pemerataan pendidikan, menjadi prioritas utama.

“Pendidikan harus menjadi gerakan kolektif. Dan kami, para magister, tak akan tinggal diam,” pungkasnya.

(Red)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru