Korban Pengeroyokan Resmi Melapor ke Polsek Gane Timur, STPL Telah Dikantongi

- Wartawan

Minggu, 5 Oktober 2025 - 22:41 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL– HabarIndonesia.id. Seorang warga Desa Bisui, Kecamatan Gane Timur Tengah, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, atas nama Rudi Jamin, resmi melaporkan dugaan kasus pengeroyokan dan penganiayaan yang dialaminya ke Polsek Gane Timur pada Jumat, 3 Oktober 2025.

Laporan tersebut telah diterima dan tercatat dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) dengan Nomor: 05/X/2025/SPKT/SEK GATIM, sebagai bukti resmi bahwa kasus ini sedang dalam penanganan pihak kepolisian.

Kepada awak media, Rudi menjelaskan bahwa dirinya menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang yang identitasnya telah dikantongi. Merasa dirugikan secara fisik dan psikis, ia langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Gane Timur.

Pihak kepolisian pun bergerak cepat dengan menerima laporan, mencatat kronologi kejadian, serta mengarahkan korban untuk menjalani pemeriksaan visum di Puskesmas Mafa.

“Proses visum saya jalani langsung di hari yang sama, Jumat sore 3 Oktober, dan ditangani oleh dokter puskesmas. Semua luka dan cedera saya diperiksa dan dicatat sebagai bagian dari alat bukti,” ungkap Rudi kepada wartawan.

Visum dilakukan oleh tenaga medis di Puskesmas Mafa sesuai permintaan resmi dari Polsek Gane Timur.

Dokter melakukan pemeriksaan fisik menyeluruh terhadap korban, mencatat luka yang ada, dan jika diperlukan, menyarankan pemeriksaan penunjang seperti rontgen.

Hasil pemeriksaan tersebut dituangkan dalam Visum et Repertum (VeR) yang nantinya akan menjadi alat bukti penting dalam proses penyidikan oleh pihak kepolisian.

Kapolsek Gane Timur melalui petugas piket menyampaikan bahwa proses penyidikan akan segera dilakukan setelah bukti-bukti dikumpulkan, termasuk hasil visum, keterangan korban, dan para saksi.

“Jika bukti-bukti mendukung dan identitas pelaku sudah diketahui, maka kami akan segera memanggil pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangan. Jika terbukti, status mereka bisa naik menjadi tersangka,” ujar salah satu petugas penyidik.

Kasus ini berpotensi dijerat dengan dua pasal utama dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), yaitu:

Pasal 351 KUHP: Tentang penganiayaan, dengan ancaman hukuman maksimal 2 tahun 8 bulan, atau 5 tahun jika menyebabkan luka berat.

Pasal 170 KUHP: Tentang pengeroyokan, dengan ancaman hukuman penjara hingga 5 tahun 6 bulan.

Rudi berharap agar kasus ini dapat ditangani secara profesional dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Saya sudah ambil langkah hukum agar ada keadilan. Saya percaya polisi bisa menangani kasus ini dengan tegas. Semoga pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa selain luka fisik, insiden tersebut meninggalkan trauma psikologis yang memengaruhi aktivitas sehari-harinya.

(Munces)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:55 WIT

Tingkatkan Pelayanan dan Pengawasan TKA, Imigrasi Ternate Jalin Kerja Sama dengan Harita Nickel

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:36 WIT

Mantan Kepala Puskesmas Buli Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOK, Negara Rugi Rp524 Juta

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56 WIT

Gubernur Sherly Gandeng BNN RI, Tiga Program Disiapkan untuk Tekan Penyebaran Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:20 WIT

Dugaan Penyaluran BBM APMS Dolik ke Sali Bay Resort Mencuat, Publik Minta Transparansi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:04 WIT

Gadis 19 Tahun Asal Halsel Dilaporkan Hilang, Keluarga Telusuri Keberadaannya hingga Maluku

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:34 WIT

Kapolres Halsel Turun ke Sekolah Beri Pesan Tegas kepada Pelajar, Jauhi Narkoba, Miras, dan Tawuran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:46 WIT

Kasus Zahra Berkah Masih Bergulir, Polres Ternate Himpun Sitaan Lebih dari Rp3 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:26 WIT

CV Lexios Jaya Utama Layangkan Somasi II, HK-MAP KSO Didesak Lunasi Tunggakan Rp1,57 Miliar

Berita Terbaru