Komisi I DPRD, Kristofel Sakalaty, Halbar Masuk Dalam Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional

- Wartawan

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 07:36 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALBAR – HabarIndonesia.id. Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) resmi ditetapkan sebagai salah satu dari 30 kabupaten/kota di Indonesia yang masuk dalam kawasan perdesaan prioritas dalam rencana pembangunan nasional.

Hal ini terungkap dalam rapat kerja yang digelar di Kantor DPRD Halmahera Barat pada Selasa, 4 Februari 2025.

Rapat tersebut dihadiri oleh Anggota Komisi I DPRD Halbar, jajaran instansi teknis, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Bagian Hukum, Dinas Pertanian, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD).

Anggota Komisi I DPRD Halbar, Kristofel Sakalati, dalam keterangannya kepada media menyampaikan bahwa salah satu agenda rapat adalah pemaparan dari Bappeda terkait penetapan Halmahera Barat sebagai kawasan perdesaan prioritas oleh pemerintah pusat.

“Dari lebih dari 500 kabupaten/kota di Indonesia, hanya 30 yang terpilih dalam rencana pembangunan nasional, dan Halbar menjadi salah satu di antaranya,” ujarnya.

Kristofel menjelaskan bahwa dokumen kesiapan untuk program ini telah dipresentasikan dalam rapat kerja, dengan tenggat waktu (deadline) penyelesaian dokumen hingga 30 Mei 2025.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Bappeda dan Dinas Pertanian agar dapat melengkapi semua dokumen yang dibutuhkan sebelum batas waktu yang telah ditetapkan,” tambahnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa kawasan perdesaan prioritas di Halmahera Barat difokuskan pada wilayah Sahu Timur, yang mencakup tiga desa transmigrasi. Selain itu, program ini juga akan mencakup dua desa di Kecamatan Ibu Selatan, yaitu Desa Tosoa dan Desa Tugu Air.

“Menurut ketentuan, setiap kabupaten/kota hanya boleh memiliki satu wilayah terpilih dalam program ini. Di Halbar, kawasan prioritasnya meliputi tiga desa transmigrasi di Sahu Timur dan dua desa di Kecamatan Ibu Selatan, yakni Desa Tosoa dan Desa Tugu Air,” pungkasnya.

(Aldy)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru