Klarifikasi KSPPG Ternate, Dugaan Keracunan 25 Siswa SD 65 Jambula Hanya Alergi Ringan

- Wartawan

Jumat, 7 November 2025 - 12:52 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE – HabarIndonesia.id. Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (KSPPG) Dapur BGN Kastela, Kecamatan Pulau Ternate, Mirnawati Hamid, angkat bicara terkait dugaan keracunan makanan bergizi gratis (MBG) yang dialami 25 siswa SD Negeri 65 Kota Ternate di Kelurahan Jambula, pada Kamis (6/11/2025) sekitar pukul 10.35 WIT.

Menurut Mirnawati, pihaknya pertama kali menerima informasi dari Kepala Sekolah SD Negeri 65 sekitar pukul 10.30 WIT bahwa salah satu siswa mengalami benjolan kecil berwarna kebiruan di dagu setelah mengonsumsi makanan MBG. Ia pun langsung menuju sekolah untuk melakukan pemeriksaan.

“Sampai di sekolah, anak tersebut sudah membaik karena telah diberi susu beruang. Saya sempat meminta sisa makanan MBG yang dikonsumsi, namun sudah habis,” ujar Mirnawati saat dikonfirmasi, Kamis (6/11/2025).

Beberapa saat kemudian, pihak sekolah kembali melaporkan bahwa beberapa siswa lain di kelas berbeda juga mengalami gejala serupa. Tim KSPPG yang tiba di lokasi segera melakukan pertolongan pertama dengan memberikan susu beruang kepada para siswa.

“Setelah minum susu beruang, benjolan dan kemerahan di kulit siswa mulai reda. Kami kemudian berkoordinasi dengan Puskesmas Jambula untuk pemeriksaan medis, karena sebagian siswa memiliki riwayat alergi dan asma,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan, lima siswa sempat dilarikan ke RSUD Chasan Boesoirie (RSUD-CB) Ternate karena mengalami sesak napas akibat panik dan menangis. Namun, setelah pemeriksaan medis, kondisi mereka dinyatakan stabil.

“Kelima siswa itu bukan karena keracunan, melainkan panik hingga memengaruhi pernapasan. Saat tiba di RSUD, mereka bahkan tak lagi menggunakan oksigen,” ungkap Mirnawati kepada awak media Jumat, 07/11/25.

Mirnawati menegaskan, hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan zat berbahaya seperti formalin atau bahan kimia beracun dalam makanan MBG. Dugaan sementara, para siswa mengalami reaksi alergi ringan, bukan keracunan.

“Sampel makanan sudah dikirim ke Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) untuk diuji kandungan bakterinya. Hasilnya baru bisa diketahui dalam dua atau tiga hari ke depan,” tambahnya.

Program MBG pada hari kejadian menyalurkan sekitar 3.857 porsi makanan bergizi ke sejumlah sekolah, termasuk untuk ibu hamil, balita, dan siswa Sekolah Luar Biasa (SLB). Mirnawati menyebut, tidak ada laporan gangguan kesehatan dari penerima MBG lain di lokasi berbeda.

“Alhamdulillah, semua siswa yang sempat dirawat di RSUD dan puskesmas sudah dipulangkan dalam keadaan sehat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mirnawati menjelaskan, pengawasan dapur MBG dilakukan sesuai standar keamanan pangan. Setiap makanan diuji rasa dan kelayakannya oleh tim relawan sebelum didistribusikan ke sekolah.

“Ada 47 orang di dapur yang ikut mencicipi makanan sebelum dibagikan. Selama program berjalan sejak Januari 2025, ini baru pertama kali terjadi. Kami tetap menunggu hasil laboratorium resmi untuk memastikan penyebab pastinya,” pungkasnya.

(Red)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru