Kementerian ATR/BPN Dorong Partisipasi Aktif Masyarakat Pasang Patok Batas Tanah Lewat GEMAPATAS 2025

- Wartawan

Kamis, 7 Agustus 2025 - 05:22 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – HabarIndoneaia. Dalam rangka mempercepat terwujudnya “Indonesia Lengkap” melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus menguatkan peran serta masyarakat dalam menjaga dan mengamankan batas tanah milik mereka sendiri melalui Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (GEMAPATAS).

Disampaikan oleh Direktur Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang (Dirjen SPPR), Virgo Eresta Jaya, pada Rabu (6/8/2025) di Jakarta, GEMAPATAS merupakan bagian penting dari strategi nasional yang tidak hanya mempercepat proses PTSL, namun juga meningkatkan kesadaran hukum masyarakat terhadap kepemilikan tanah.

“GEMAPATAS adalah ajakan untuk bergerak serentak. Masyarakat diminta secara sukarela dan kolektif memasang patok batas tanah mereka, berkoordinasi dengan tetangga yang berbatasan langsung. Ini bentuk nyata menjaga kepastian hukum dan mencegah konflik pertanahan sejak dini,” ujar Virgo.

Menurutnya, pemahaman masyarakat terhadap pentingnya pemasangan tanda batas masih perlu ditingkatkan. Padahal, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN No. 16 Tahun 2021, pemasangan patok batas menjadi syarat utama dalam pendaftaran sertipikat tanah, dengan melampirkan Surat Pernyataan Pemasangan Tanda Batas yang telah disetujui para pemilik bidang tanah berbatasan.

“Saat ini pemetaan bidang tanah PTSL dilakukan menggunakan teknologi canggih berbasis fotogrametri melalui drone atau UAV. Oleh karena itu, pemasangan patok sebelum tim pemetaan turun sangat membantu proses verifikasi dan pengukuran,” jelas Virgo.

Ia juga menyampaikan, Sebagai bagian dari sosialisasi nasional, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dijadwalkan memimpin pelaksanaan GEMAPATAS 2025 secara serentak pada Kamis, 7 Agustus 2025, dari Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, sebagai lokasi utama kegiatan.

Lanjut Virgo, Serangkaian kegiatan serupa juga akan digelar di 23 kabupaten/kota dari 8 provinsi yang tergabung dalam Integrated Land Administration and Spatial Planning Project (ILASPP) 2025.

Ia juga mengatakan, Kegiatan ini akan disiarkan langsung melalui platform Zoom Meeting dan YouTube resmi Kementerian ATR/BPN, sehingga dapat diikuti oleh masyarakat luas dari berbagai daerah.

Virgo menegaskan bahwa GEMAPATAS bukan sekadar gerakan teknis, tetapi bagian dari edukasi publik mengenai pentingnya hak atas tanah yang sah dan aman secara hukum.

“GEMAPATAS ini bukan hanya mempercepat sertipikasi, tapi juga bentuk perlindungan atas aset masyarakat. Jangan tunggu terjadi sengketa. Lindungi tanahmu mulai sekarang. Pasang patok tanahmu, anti cekcok, anti caplok,” tegasnya.

(Opal/Jain)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:37 WIT

Pengajuan Bansos Meningkat, Kesra Salurkan Bantuan untuk Mahasiswa dan Pasien

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:58 WIT

Sekda Haltim Serahkan Bantuan Lansia di Wasile, 3.512 Warga Jadi Penerima Manfaat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:40 WIT

Pemkab Haltim Tekankan Keselamatan dan Lingkungan, Perusahaan Tambang Diminta Taat Aturan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:41 WIT

Sidak Panti Sosial, DPRD Malut Soroti Pembinaan dan Kesejahteraan Anak Asuh

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:31 WIT

PDPM Halbar Pertanyakan Pengawasan Satgas Karhutla di Area Gunung Gamkonora

Kamis, 1 Oktober 2026 - 02:12 WIT

PUPR Malut Bersinergi Padamkan Karhutla, Satu Mobil Tangki Dikerahkan

Rabu, 30 September 2026 - 01:11 WIT

Bassam Tegaskan 550 Ribu Bibit Kelapa Harus Hidup, Berbuah dan Tingkatkan Pendapatan Petani

Rabu, 30 September 2026 - 01:04 WIT

Bassam Fokus Bangun Dapil III 2027, Air Bersih hingga Jalan Jadi Prioritas

Berita Terbaru