Kelangkaan Minyak Tanah di Pulau Morotai, Distrik Unipas Soroti Dugaan Penyelewengan Kuota

- Wartawan

Selasa, 13 Mei 2025 - 12:54 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PULAU MOROTAI — HabarIndonesia. Kelangkaan bahan bakar minyak tanah di Kabupaten Pulau Morotai kian meluas dan meresahkan masyarakat. Fenomena ini dianggap sebagai masalah mendasar yang tak kunjung terselesaikan.

Kasus tersebut mencuat pada Selasa, 13 Mei 2025, dan kini menjadi sorotan berbagai pihak, termasuk Distrik Samurai Unipas.

Sekretaris Distrik Unipas, Rifaldi Haji, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, menyatakan bahwa terdapat ketidaksesuaian antara kuota resmi yang ditetapkan dalam SK Bupati dan distribusi nyata di lapangan.

Menurutnya, kuota untuk Kecamatan Morotai Jaya sebesar 21.520 liter tidak tersalurkan sesuai ketentuan.

“Misalnya, dalam SK Bupati, Desa Sopi Majiko dijatah 4.040 liter. Tapi berdasarkan investigasi tim Camerad kami, yang benar-benar diterima masyarakat hanya sekitar 800 liter,” ungkap Rifaldi.

Ia menambahkan bahwa hasil investigasi dari Januari hingga April 2025 menemukan ketimpangan serupa di beberapa desa lainnya. Desa Bere-bere Kecil, misalnya, hanya menerima 200 liter dari jatah 1.520 liter. Desa Hapo pun hanya mendapat 200 liter dari kuota 1.152 liter.

“Padimoro Padange, jatahnya 376 liter, tapi hanya 200 liter yang sampai ke tangan warga. Ini jelas-jelas tidak masuk akal dan sangat merugikan masyarakat,” tegasnya.

Menurut Rifaldi, distribusi yang tidak sesuai juga terjadi di Desa Cendana yang hanya menerima 500 liter dari total 1.712 liter. Desa Aru dan Pangeo pun mengalami hal serupa, dengan realisasi yang jauh di bawah kuota.

“Desa Aru hanya menerima 500 liter dari 1.088 liter yang dijatahkan. Pangeo dari 2.168 liter hanya menerima 1.000 liter. Sopi dijatah 2.432 liter, tapi hanya terdistribusi 1.000 liter. Towara juga mengalami nasib serupa,” lanjutnya dengan nada geram.

Melihat berbagai kejanggalan ini, Distrik Unipas mendesak aparat penegak hukum agar turun tangan memeriksa para sub agen dan pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan penyalahgunaan distribusi minyak tanah subsidi di Morotai.

“Kami mendesak keberanian aparat hukum untuk mengungkap dan menindak tegas sub agen nakal dan mafia yang bermain dalam distribusi bahan bakar subsidi ini,” ucap Rifaldi.

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal proses hukum ini hingga tuntas.

“Kami tidak akan berhenti sampai mafia penyalagunaan minyak tanah subsidi ini diadili sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya tegas.

(Apot/Basri)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:01 WIT

Lima Bakal Calon Berebut Kursi Ketua Golkar Ternate, Satu Kandidat Gugur

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:19 WIT

Ardian Idhan Klaim Kantongi 10 Dukungan, Musda Golkar Ternate Digelar 12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 23:06 WIT

Ardian Idhan Resmi Ambil Formulir, Tim Pemenangan Klaim 7 PK Golkar Beri Dukungan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:28 WIT

Ardian Idhan Siap Bertarung di Musda Golkar Ternate, Kantongi Rekomendasi serta dukungan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:16 WIT

KPU Halsel Perkuat Budaya Kerja Bersih, Zona Integritas Jadi Komitmen Bersama

Rabu, 30 September 2026 - 18:48 WIT

Pleno PDPB Triwulan III, KPU Halsel Catat 192.741 Pemilih di 30 Kecamatan

Sabtu, 26 September 2026 - 01:38 WIT

Husni Bopeng Serap Aspirasi Warga Buku Maadu, Air Bersih hingga Nasib Guru Jadi Sorotan

Sabtu, 26 September 2026 - 00:08 WIT

Reses Husni Bopeng di Tarau Serap Aspirasi Warga, Saluran Air hingga Jalan Lingkungan Jadi Prioritas

Berita Terbaru