KDRT Sadis Anggota DPRD Halmahera Barat Menghancurkan Mental Anak, Psikolog Malut Desak Penegakan Hukum.

- Wartawan

Jumat, 4 Juli 2025 - 13:20 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE – HabarIndonesia. Anggota DPRD Kabupaten Halmahera Barat yang juga menjabat Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Provinsi Maluku Utara diduga melakukan tindakan intimidasi dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istri dan mertuanya, di depan anak-anak mereka.

Peristiwa brutal ini menyebabkan trauma psikologis mendalam pada anak-anak yang menjadi saksi mata kejadian memilukan tersebut, jumat 04/07/25.

Kasus kekerasan yang dilakukan oleh wakil rakyat ini segera mendapat sorotan keras dari berbagai pihak, terutama dari dunia psikologi. Namira Ismail, S.Psi., M.Psi, dosen psikologi Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) dan pengurus HIMPSI Maluku Utara, menegaskan bahwa kejadian tersebut dapat merusak mental dan perkembangan psikologis anak secara permanen.

“Anak-anak yang menyaksikan kekerasan secara langsung akan menyimpan memori negatif yang berdampak pada aspek kognitif mereka. Hal ini berpotensi menghambat perkembangan normal anak, khususnya saat mereka memasuki usia remaja dan dewasa,” tegas Namira kepada media.

Lebih jauh, Namira mengingatkan bahaya jangka panjang dari trauma tersebut. Anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan kekerasan berisiko besar meniru perilaku negatif orang tua mereka dan bahkan menjadi pelaku kekerasan di masa depan.

“Penanganan sejak dini melalui konseling profesional sangatlah penting. Tanpa intervensi, trauma ini bisa berujung pada depresi berat bahkan tindakan bunuh diri,” ujarnya penuh peringatan.

Dalam kesempatan yang sama, Namira mendesak agar korban istri dan mertua segera melaporkan kekerasan yang mereka alami kepada pihak berwajib.

“jika tidak ada yg dapat melaporkan kasus tsb maka akan ada korban selanjutnya yg menjadi sasaran pelaku. Secara psikologis hal ini berkaitan dengan hukuman (punishment) pada pelaku untuk dapat menghetikan perilaku negatifnya” Katanya degan tegas

Menurut Namira, penegakan hukum yang tegas merupakan kunci untuk menghentikan siklus kekerasan. Jika tidak ada tindakan tegas, pelaku akan terus melakukan kekerasan, dan ini akan menjadi preseden buruk di masyarakat kita.

(Red)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru