Kasus Dana Nasabah Rp400 Juta di BNI Labuha Berbuntut Desakan Copot Kepala Cabang

- Wartawan

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:51 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL – HabarIndonesia.id – Dugaan hilangnya dana nasabah sebesar Rp400 juta di BNI Kantor Cabang Pembantu (KCP) Labuha terus menjadi sorotan publik. Di tengah proses hukum yang masih berjalan, desakan agar manajemen PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk melakukan evaluasi internal terhadap pimpinan kantor cabang mulai mengemuka.

Ketua Barisan Rakyat (BARA), Ady H. Adam, mendesak manajemen BNI segera mengevaluasi sekaligus mencopot Kepala BNI KCP Labuha sebagai bentuk tanggung jawab moral atas kasus yang telah mencuat ke publik.

Menurut Ady, terlepas dari proses hukum yang kini ditangani kepolisian, BNI perlu mengambil langkah tegas untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi perbankan.

“Kami mendesak pimpinan BNI segera mengevaluasi dan mencopot Kepala BNI KCP Labuha. Ini penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus menunjukkan komitmen BNI dalam melindungi dana nasabah,” tegas Ady.

Ia menilai dugaan hilangnya dana nasabah dalam jumlah besar merupakan persoalan serius yang tidak cukup direspons melalui proses hukum semata, tetapi juga memerlukan langkah evaluasi internal.

Sementara itu, Kepala BNI KCP Labuha, Muhammad Fadli, mengatakan perkara tersebut telah dilaporkan kepada pihak kepolisian dan kini ditangani sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

“Kami hanya menunggu kelanjutan dari pihak yang merasa dirugikan maupun dari kepolisian. Untuk saat ini kami mengikuti proses hukum yang sedang berjalan,” ujar Fadli.

Fadli menjelaskan, pada Jumat lalu nasabah bersama keluarganya mendatangi kantor BNI KCP Labuha untuk mempertanyakan transaksi senilai Rp400 juta yang diduga dilakukan tanpa sepengetahuan nasabah.

Menurut dia, karena perkara tersebut telah memasuki proses penyidikan, seluruh pembuktian, termasuk pemeriksaan dokumen maupun rekaman transaksi, akan dilakukan oleh aparat penegak hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

“Karena kasus ini sudah berproses, maka pembuktiannya akan dilakukan melalui proses penyidikan. Semua pihak akan mengikuti mekanisme hukum yang berlaku,” katanya.

Fadli menambahkan, BNI menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan siap bersikap kooperatif dengan memberikan data maupun dokumen yang diperlukan penyidik guna mengungkap fakta dalam perkara tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, penyelidikan atas dugaan hilangnya dana nasabah sebesar Rp400 juta masih berlangsung di kepolisian. Belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, sementara BNI menyatakan akan menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan.

(Ian)

Berita Terkait

SAMURAI Minta Pemprov Malut Usut Dugaan Permainan Harga Kelapa dan Lindungi Petani Halut
BRI Cabang Ternate Sosialisasikan Layanan QLola dan Pinjaman Multiguna kepada Pegawai Kejati Maluku Utara
Gadis 19 Tahun Asal Halsel Dilaporkan Hilang, Keluarga Telusuri Keberadaannya hingga Maluku
Kapolres Halsel Turun ke Sekolah Beri Pesan Tegas kepada Pelajar, Jauhi Narkoba, Miras, dan Tawuran
BRI Ternate Buka Kesempatan Magang bagi Lulusan Muda melalui BRILiaN Internship Program
Kasus Zahra Berkah Masih Bergulir, Polres Ternate Himpun Sitaan Lebih dari Rp3 Miliar
CV Lexios Jaya Utama Layangkan Somasi II, HK-MAP KSO Didesak Lunasi Tunggakan Rp1,57 Miliar
Sasar 4 Kafe di Bacan, Polres Halsel Temukan Satu Hasil Tes Urine Awal Positif MOP

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:47 WIT

SAMURAI Minta Pemprov Malut Usut Dugaan Permainan Harga Kelapa dan Lindungi Petani Halut

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:15 WIT

BRI Cabang Ternate Sosialisasikan Layanan QLola dan Pinjaman Multiguna kepada Pegawai Kejati Maluku Utara

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:23 WIT

BRI dan Dinas Perikanan Halbar Salurkan Kartu KUSUKA, Dorong Pemberdayaan Pelaku Usaha Pesisir

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:46 WIT

Sekda Haltim Tekankan Empat Kunci Pengendalian Inflasi, Harga, Pasokan, Distribusi dan Komunikasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:44 WIT

10 Kopdes Merah Putih Ternate Lolos Verifikasi, Pemkot Disiapkan Jadi Pengerak Ekonomi Kelurahan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:51 WIT

Isu Pungli KUR Nelayan di Halbar Beredar, BRI Pastikan Penyaluran Sesuai Prosedur

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:39 WIT

Sekda Ricky, Pemkab Haltim Komitmen Tekan Stunting, Insentif Disalurkan kepada 404 Penerima

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:51 WIT

99 Warga Maba Tengah Terima Insentif, Sekda Haltim Tegaskan Perkuat Kesehatan Ibu dan Anak

Berita Terbaru