Jalan Nasional Rusak Parah, GPM Desak BPJN Maluku Utara Tegas Terhadap Vendor Telkomsel

- Wartawan

Kamis, 10 Juli 2025 - 15:22 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE – HabarIndonesia. Kondisi ruas jalan nasional di Kota Ternate kian memprihatinkan akibat galian proyek pemasangan kabel optik milik Telkomsel. Sejumlah titik rusak parah hingga menimbulkan lubang besar yang membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua.

Menyikapi hal ini, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Maluku Utara angkat bicara dan menilai Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara lemah dan tak berdaya menghadapi vendor proyek yang merusak aset negara.

Ketua DPD GPM Maluku Utara, Bung Tono, menyampaikan bahwa kelalaian BPJN sangat mencolok karena hingga kini belum ada tanda-tanda perbaikan ruas jalan yang telah digali.

“Kerusakan jalan ini sangat mengganggu masyarakat. Kami minta BPJN bersikap tegas terhadap pihak yang merusak jalan nasional,” tegas Bung Tono, Kamis (10/07/2025).

Menurutnya, galian proyek tersebut bukan hanya menyebabkan ketidaknyamanan dan kemacetan, tetapi juga berpotensi mengancam nyawa warga.

Ia juga mengatakan, Kerusakan jalan yang dibiarkan tanpa perbaikan merupakan bentuk pengabaian terhadap keselamatan publik dan menunjukkan lemahnya pengawasan dari pihak BPJN.

“Ini bukan sekadar persoalan proyek, tapi soal tanggung jawab terhadap aset negara. Jalan nasional dibangun dengan uang rakyat, dan merusaknya tanpa perbaikan adalah tindakan yang bisa dikategorikan melanggar hukum,” ujarnya.

Bung Tono, merujuk pada Pasal 274 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang mengatur sanksi bagi pelaku perusakan jalan.

Ia menambahkan, GPM akan terus mengawal persoalan ini hingga ada penyelesaian yang konkret.

“Kami tidak akan diam. Proyek ini telah berlangsung lama dan sangat jelas mengganggu aktivitas masyarakat. Kami menuntut balai segera bertindak dan memulihkan kondisi jalan,” ucapnya.

Di akhir pernyataannya, Bung Tono juga mendesak Kementerian PUPR agar segera mengevaluasi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), satuan kerja, dan Kepala BPJN Maluku Utara.

“Sudah saatnya ada sanksi bagi pejabat yang tidak mampu mengontrol proyek yang merusak fasilitas umum,” pungkasnya.

(Agis)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:55 WIT

Tingkatkan Pelayanan dan Pengawasan TKA, Imigrasi Ternate Jalin Kerja Sama dengan Harita Nickel

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:36 WIT

Mantan Kepala Puskesmas Buli Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOK, Negara Rugi Rp524 Juta

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56 WIT

Gubernur Sherly Gandeng BNN RI, Tiga Program Disiapkan untuk Tekan Penyebaran Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:20 WIT

Dugaan Penyaluran BBM APMS Dolik ke Sali Bay Resort Mencuat, Publik Minta Transparansi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:04 WIT

Gadis 19 Tahun Asal Halsel Dilaporkan Hilang, Keluarga Telusuri Keberadaannya hingga Maluku

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:34 WIT

Kapolres Halsel Turun ke Sekolah Beri Pesan Tegas kepada Pelajar, Jauhi Narkoba, Miras, dan Tawuran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:46 WIT

Kasus Zahra Berkah Masih Bergulir, Polres Ternate Himpun Sitaan Lebih dari Rp3 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:26 WIT

CV Lexios Jaya Utama Layangkan Somasi II, HK-MAP KSO Didesak Lunasi Tunggakan Rp1,57 Miliar

Berita Terbaru