Inflasi Dipicu Beras dan Minyakita, Sherly Tjoanda Perintahkan Distribusi Merata di Malut

- Wartawan

Rabu, 4 Maret 2026 - 18:15 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE – HabarIndonesia.id – Sherly Tjoanda bersama Wakil Gubernur Sarbin Sehe melakukan peninjauan langsung ketersediaan stok minyak goreng subsidi merek Minyakita dan beras di Gudang Perum Bulog Maliaro, Ternate Tengah, Kota Ternate. Rabu, 04/03/26.

Peninjauan dilakukan oleh Gubernur Sherly Tjoanda dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe untuk memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi minyak goreng subsidi Minyakita serta beras, termasuk beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), menjelang Ramadan.

Langkah ini diambil menyusul temuan harga Minyakita di sejumlah pasar yang masih berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Berdasarkan ketentuan, HET Minyakita ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter.

Namun, hasil pantauan gubernur di lapangan menunjukkan harga jual masih berkisar antara Rp20 ribu hingga Rp22 ribu per liter.

“Saya sudah turun ke beberapa pasar. Harga Minyakita masih Rp20 ribu sampai Rp22 ribu. Padahal HET-nya Rp15.700. Ini harus kita benahi menjelang Lebaran Ramadan,” tegas Sherly.

Menurutnya, keterbatasan pasokan menjadi salah satu faktor utama melonjaknya harga di tingkat pedagang. Kebutuhan Minyakita di Maluku Utara mencapai sekitar 1 juta liter per bulan.

Sementara itu, kata Sherly kuota Januari–Februari 2026 sekitar 600 ribu liter, namun realisasi pasokan hingga awal Februari baru sekitar 165 ribu liter.

Selain itu, Ia juga mengatakan, Stok yang tersisa saat ini sekitar 70 ribu liter dan segera didistribusikan ke 10 kabupaten/kota di Maluku Utara.

Sherly meminta data rinci terkait stok dan distribusi dilaporkan kepadanya paling lambat keesokan hari.

Ia juga menginstruksikan agar pasokan dibagi merata ke seluruh kabupaten/kota guna menciptakan buffer stock di pasar rakyat.

Selain itu, kata dia Pemerintah Provinsi Maluku Utara akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan pemangku kepentingan terkait guna mempercepat tambahan pasokan sebelum Lebaran.

Sherly menegaskan, pemerintah daerah tidak akan ragu memberikan teguran kepada pedagang yang menjual di atas HET.

Ia juga menyampaikan, Jika pelanggaran terjadi berulang, izin usaha dapat ditinjau kembali sesuai ketentuan yang berlaku.

Tak hanya minyak goreng, Sherly juga menyoroti harga beras SPHP dan beras premium yang dinilai masih dijual di atas harga ketentuan.

Ia menyebut praktik distribusi berlapis dari pemasok nonresmi turut memicu kenaikan harga.

“Inflasi kita dipicu terutama oleh beras dan minyak goreng. Karena itu distribusi harus kita awasi bersama,” ujarnya.

Lanjutnya, Pemerintah Provinsi Maluku Utara memastikan akan terus melakukan pemantauan pasar hingga menjelang Ramadan guna menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok.

Ia juga mengatakan, langkah ini diharapkan mampu menekan laju inflasi daerah serta memberikan kepastian harga yang terjangkau bagi masyarakat.

(Gus)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru