Ibu Romlah, Penjual Pentolan Asal Jawa, Jadi Korban Arisan Bodong 100 Juta Rupiah di Ternate Utara!

- Wartawan

Sabtu, 24 Mei 2025 - 06:15 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE – HabarIndonesia. Kisah pilu dan memilukan menimpa Ibu Romlah, seorang penjual pentolan asal Jawa yang kini menetap di Ternate Utara, sabtu 24/05/25.

Uang hasil jerih payahnya selama bertahun-tahun ikut arisan bodong senilai 100 juta rupiah raib tak bersisa! Saat ditemui oleh media kemarin, Ibu Romlah hampir tak kuasa menahan tangis, matanya berkaca-kaca mengenang kecurangan yang membuatnya nyaris hancur secara ekonomi.

Mirisnya lagi, Ibu Romlah hidup sebatang kara bersama anaknya setelah ditinggal wafat sang suami. Setiap hari, ia berjualan pentolan di pasar demi menafkahi keluarga kecilnya.

Dari hasil penjualan yang hanya seribu-dua ribu rupiah ia kumpulkan, Ibu Romlah rela menyisihkan demi bisa ikut arisan, berharap mendapatkan modal usaha. Namun harapannya itu berubah menjadi petaka besar.

Dalam wawancara, Ibu Romlah mengungkapkan bahwa nama arisan yang ia ikuti tercatat di akun Facebook “Amanah Arisan Ternate” milik seorang wanita bernama Nurdiyani Kilinbarin, yang disebut-sebut istri dari seorang oknum aparat bernama Yadi Muntaha yang berdinas di Polda.

“Saya ikut karena keluarga saya mengenal keluarga mereka. Saya percaya,” kata Ibu Romlah dengan suara lemas.

Namun, setelah berbulan-bulan menunggu, uang yang seharusnya ia terima senilai 65 juta rupiah tak kunjung diberikan.

“Saya tanya ke sepupu saya, katanya uang 35 juta sepupu saya juga belum dikasih. Lalu bagaimana dengan hak saya? Jangan bohong kamu! Saya belum dikasih, embah,” tegas Ibu Romlah dengan nada kesal.

Ibu Romlah mengaku sudah berkali-kali menagih ke pemilik arisan, baik melalui telepon maupun pesan, namun tak kunjung mendapat jawaban yang jelas.

“Saya telpon-telpon terus, tapi tak ada kabar sampai sekarang. Janji terus, tapi tidak ada bukti,” katanya dengan nada kecewa.

Ia menambahkan bahwa selama ini anaknya yang membantu mentransfer uang setoran arisan setiap bulan.

“Tapi sampai hari ini, saya tidak terima hak saya, padahal giliran saya sudah jatuh tempo. Kasihan saya, orang kecil di sini. Uang yang tiap bulan saya setor itu dikemanakan?” ungkap Ibu Romlah sambil menahan tangis.

Merasa ditipu mentah-mentah, Ibu Romlah kini memutuskan untuk menempuh jalur hukum agar uangnya dapat kembali.

“Saya sudah bicara dengan teman-teman, saya mau ambil jalur hukum. Ini uang hasil saya berdagang pentolan demi kehidupan sehari-hari, bukan uang hasil main-main,” tambahnya tegas.

Di akhir wawancara, Ibu Romlah memohon kepada pihak berwenang untuk menindak tegas pelaku penipuan arisan bodong ini.

“Tolong, saya minta keadilan. Jangan biarkan saya kehilangan semuanya. Uang saya mohon dikembalikan,” tutup Ibu Romlah dengan suara bergetar.

(Agis)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:55 WIT

Tingkatkan Pelayanan dan Pengawasan TKA, Imigrasi Ternate Jalin Kerja Sama dengan Harita Nickel

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:36 WIT

Mantan Kepala Puskesmas Buli Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOK, Negara Rugi Rp524 Juta

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56 WIT

Gubernur Sherly Gandeng BNN RI, Tiga Program Disiapkan untuk Tekan Penyebaran Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:20 WIT

Dugaan Penyaluran BBM APMS Dolik ke Sali Bay Resort Mencuat, Publik Minta Transparansi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:04 WIT

Gadis 19 Tahun Asal Halsel Dilaporkan Hilang, Keluarga Telusuri Keberadaannya hingga Maluku

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:34 WIT

Kapolres Halsel Turun ke Sekolah Beri Pesan Tegas kepada Pelajar, Jauhi Narkoba, Miras, dan Tawuran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:46 WIT

Kasus Zahra Berkah Masih Bergulir, Polres Ternate Himpun Sitaan Lebih dari Rp3 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:26 WIT

CV Lexios Jaya Utama Layangkan Somasi II, HK-MAP KSO Didesak Lunasi Tunggakan Rp1,57 Miliar

Berita Terbaru