Gubernur Sherly Beri Motivasi Mahasiswa UNHENA, Generasi Muda Penentu Masa Depan Maluku Utara

HALUT – HabarIndonesia.id – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, melakukan kunjungan ke Kampus Universitas Hein Namotemo (UNHENA) Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Selasa (9/6/2026), dalam rangka menghadiri kegiatan bertajuk Talkshow Inspiratif dengan tema Kepemimpinan Inklusif dan Transformasi Pendidikan di Maluku Utara.

Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi pemerintah daerah untuk memberikan motivasi dan pandangan strategis kepada mahasiswa terkait pentingnya peran generasi muda dalam pembangunan daerah.

Kehadiran Gubernur di tengah padatnya agenda pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Maluku Utara mendapat sambutan antusias dari civitas akademika kampus.

Dalam sambutannya, Gubernur Sherly menegaskan bahwa kepemimpinan inklusif merupakan kunci dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Menurutnya, seluruh lapisan masyarakat, termasuk generasi muda, perempuan, penyandang disabilitas, hingga masyarakat di wilayah terpencil harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Setiap individu memiliki potensi yang harus diberdayakan tanpa memandang latar belakang sosial, ekonomi, gender maupun asal daerah,” kata Sherly di hadapan mahasiswa dan peserta talkshow.

Selain itu, ia menekankan pentingnya transformasi Maluku Utara melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguasaan teknologi, inovasi, dan pendidikan.

Mahasiswa, menurutnya, tidak hanya dipersiapkan menjadi pencari kerja, tetapi juga dituntut mampu menjadi pencipta lapangan kerja yang inovatif serta adaptif terhadap perkembangan zaman.

Sherly juga mengingatkan bahwa masa depan Maluku Utara berada di tangan generasi muda. Karena itu, mahasiswa dan mahasiswi diminta untuk berani bermimpi besar, terus meningkatkan kapasitas diri, memperkuat integritas, mengembangkan keterampilan, aktif berorganisasi, serta memiliki semangat inovasi dan jiwa kepemimpinan.

Ia menambahkan bahwa kemajuan daerah tidak hanya bergantung pada pemerintah semata, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat dan mahasiswa dalam menciptakan perubahan yang positif.

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Maluku Utara yang maju, inklusif, dan berdaya saing melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, sektor swasta, dan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor UNHENA, Hendriane Namotemo, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur Maluku Utara di tengah agenda pemerintahan yang cukup padat.

Menurutnya, kehadiran Sherly memberikan inspirasi dan semangat baru bagi mahasiswa maupun civitas akademika kampus.

Ia mengaku terkesan dengan materi yang disampaikan karena dinilai sangat inspiratif dan memberikan arah pengembangan pendidikan Maluku Utara ke depan yang lebih tepat sasaran.

Rektor juga menyampaikan dukungannya terhadap berbagai program Pemerintah Provinsi Maluku Utara di bidang pendidikan.

Menurutnya, sejumlah manfaat telah dirasakan kampus, salah satunya melalui program beasiswa Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang mulai berjalan sejak 2025.

Meski demikian, pihak kampus berharap perguruan tinggi swasta di Maluku Utara dapat lebih dilibatkan sebagai mitra strategis dalam pengembangan sumber daya manusia, khususnya dalam menyelaraskan kompetensi lulusan dengan pertumbuhan industri yang berkembang pesat di daerah.

Menurutnya, langkah tersebut penting agar lulusan perguruan tinggi lokal tidak hanya menjadi penonton di tengah perkembangan industri pertambangan, hilirisasi, maupun sektor perkebunan yang terus berkembang di Maluku Utara.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *