Genap Setahun Dilantik Presiden Prabowo, Tauhid–Nasri Bawa Ternate Raih Prestasi Nasional

- Wartawan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:29 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE — HabarIndonesia.id – Tepat satu tahun kepemimpinan Wali Kota M. Tauhid Soleman dan Wakil Wali Kota Nasri Abubakar periode 2025–2030, Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate memaparkan capaian kinerja dalam bingkai visi “Ternate Andalan Jilid II”.

Keduanya dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025. Jumat, 20/02/26.

Memasuki tahun pertama, sejumlah target strategis yang dicanangkan sejak awal masa jabatan dinyatakan tercapai, mulai dari konsolidasi birokrasi, penguatan tata kelola pemerintahan, percepatan pembangunan infrastruktur hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.

Berdasarkan data resmi Pemkot, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Ternate meningkat dari 82,59 pada 2024 menjadi 83,01 pada 2025—tertinggi di Provinsi Maluku Utara.

Umur Harapan Hidup juga naik menjadi 73,36 tahun, sementara pengeluaran riil per kapita masyarakat meningkat dari Rp14.731 (2024) menjadi Rp14.945 (2025).

Di bidang tata kelola, Ternate meraih predikat Zona Hijau Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP) 2025 dari Komisi Pemberantasan Korupsi dengan skor 91 persen, tertinggi di Maluku Utara.

Reformasi birokrasi juga menunjukkan progres signifikan, termasuk percepatan pembangunan manajemen talenta ASN yang mendapat apresiasi dari Badan Kepegawaian Negara.

Selain itu, pengelolaan keuangan daerah dinilai semakin terukur dan sistematis. Meski terjadi pengurangan dana transfer pusat, Pemkot memastikan tidak ada pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN.

Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, menegaskan keberhasilan tahun pertama merupakan buah dari kepemimpinan kolaboratif Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

“Konsep kepemimpinan yang sinergis, terukur, dan menghindari pola one man show menjadi kunci. Capaian ini adalah hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah,” ujarnya.

Ia menyebut keberhasilan MCP KPK sebagai capaian monumental dalam komitmen pemerintahan bersih dan bebas KKN, sekaligus menjadi pijakan penting menuju evaluasi tahun kedua pada 2026 yang akan dinilai pada 2027.

Lanjutnya, Sepanjang 2025 hingga awal 2026, berbagai program strategis dijalankan di seluruh wilayah Kota Ternate, termasuk wilayah terluar Batang Dua, Hiri, dan Moti (BAHIM) guna memastikan pemerataan layanan kesehatan, pendidikan, dan konektivitas laut.

Pada sektor infrastruktur, Pemkot memperoleh dukungan Rp30 miliar dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk perbaikan 27 ruas jalan vital.

Akses air bersih juga diperluas melalui peresmian SPAM Tobololo pada Januari 2026 yang menjangkau ribuan warga pesisir.

Rizal juga menyampaikan, capaian tersebut dinilai menjadi sinyal positif keberlanjutan implementasi RPJMD 2025–2029. Selain memperkuat indikator makro pembangunan, berbagai penghargaan nasional turut mengukuhkan posisi Ternate di tingkat regional dan nasional.

Di bidang digital, Ternate meraih penghargaan Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2025 sebagai daerah terbaik di Indonesia Timur dari Kemenkomdigi. SMP Negeri 1 Ternate juga terpilih sebagai kandidat sekolah rujukan Google for Education.

Pada sektor kesehatan, Ternate kembali meraih penghargaan Swasti Saba Wiwerda dalam program Kota Sehat 2025 dari Kementerian Kesehatan RI.

Sementara di sektor perdagangan, Pasar Gamalama, Kotabaru, dan Bastiong memperoleh penghargaan Pasar Tertib Ukur 2025 dari Kementerian Perdagangan RI.

Di bidang sosial ketenagakerjaan, Ternate meraih Paritrana Award Terbaik I tingkat provinsi atas pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Wali Kota Tauhid Soleman menegaskan satu tahun pertama adalah fondasi untuk akselerasi pembangunan berikutnya.

“Satu tahun bukanlah akhir perjalanan, melainkan fase penting untuk membaca arah dan memastikan fondasi pembangunan yang inklusif bagi seluruh masyarakat Ternate,” tegasnya.

Meski optimistis, kata dia, Pemkot mengakui masih terdapat sejumlah catatan yang perlu dibenahi, terutama pada pengelolaan sampah, air bersih, dan penerangan jalan umum.

Ia juga mengatakan, pemerintah menargetkan penyelesaian bertahap hingga 2030 dengan memperkuat konsolidasi ASN dan kolaborasi masyarakat.

Sekda Rizal menutup dengan menegaskan bahwa seluruh capaian tersebut bermuara pada satu tujuan utama: kemaslahatan rakyat Kota Ternate.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi yang terstruktur dan sistematis menjadi kekuatan utama untuk menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.

(Ala/Red)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru