FORMAPAS MALUT Apresiasi Langkah Pemprov Malut Gelar Rakor Ketahanan Pangan

- Wartawan

Rabu, 20 Agustus 2025 - 07:17 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – HabarIndonesia. Forum Mahasiswa Pascasarjana Maluku Utara (FORMAPAS MALUT) Jabodetabek-Banten memberikan apresiasi terhadap langkah Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Ketahanan Pangan pada 20–21 Agustus 2025 di Bela Hotel, Ternate.

Rakor ini merupakan forum strategis yang melibatkan kepala daerah (gubernur dan bupati/walikota), Kepala Badan Pangan Nasional, Kepala Badan Gizi Nasional, serta Bank Indonesia Perwakilan Maluku Utara selaku bagian dari Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Ketua Umum FORMAPAS MALUT, Riswan Sanun, menyatakan bahwa Rakor Ketahanan Pangan ini adalah langkah konkret yang sangat tepat dalam memperkuat upaya swasembada pangan di Maluku Utara.

Menurutnya, kegiatan ini selaras dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo yang menempatkan ketahanan pangan sebagai salah satu pilar utama pembangunan nasional.

“Kami mengapresiasi langkah Bapak Dheni Tjan, Kepala Dinas Pangan Provinsi Maluku Utara, yang telah menginisiasi forum strategis ini. Harapan kami, semua pihak yang hadir dalam Rakor dapat memanfaatkan forum ini untuk merumuskan langkah-langkah konkret guna memperkuat produksi pangan daerah, yang kemudian dituangkan dalam program prioritas APBD 2025 dan 2026,” ujar Riswan.

Riswan menilai, Rakor ini sebagai momentum penting untuk menjamin ketersediaan dan keterjangkauan pangan yang merata bagi masyarakat.

Rakor ini juga diharapkan mampu mendorong konsumsi pangan yang beragam, bergizi, dan aman, serta memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penyusunan rencana aksi yang berdampak langsung bagi kesejahteraan rakyat.

Riswan juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, perusahaan tambang, dan masyarakat dalam membangun ketahanan pangan, khususnya di wilayah industri pertambangan.

Menurutnya, pembangunan pangan tidak boleh dipisahkan dari konteks sosial dan ekonomi masyarakat lokal yang terdampak langsung oleh aktivitas industri.

“Strategi konkret yang dapat diterapkan antara lain pemanfaatan lahan eks tambang untuk pertanian produktif, diversifikasi pangan lokal, penggunaan teknologi pertanian modern, hingga pelibatan program CSR perusahaan tambang untuk mendukung pertanian berkelanjutan,” jelas Riswan.

Di akhir pernyataannya, Riswan mendorong Pemprov Maluku Utara agar tetap berkomitmen memperkuat ketahanan pangan sebagai basis kemandirian daerah. Termasuk dengan menyiapkan stimulus ekonomi yang mendukung sektor pertanian dan perikanan, serta meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan sebagai garda terdepan penyedia pangan di Maluku Utara.

(Jain)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru