DPRD Halteng Kritis: PT IWIP Dinilai Abaikan Abrasi Pantai Gemaf

- Wartawan

Selasa, 29 April 2025 - 00:33 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALTENG — HabarIndonesia. Kekecewaan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Tengah terhadap PT Indonesia Weda Industrial Park (IWIP) semakin memuncak.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Halteng, Putra Sian Arimawa, kembali mengangkat suara lantang terkait abrasi pantai parah yang melanda Desa Gemaf, Kecamatan Weda Utara.

Dalam konfirmasi via telepon pada 29 April 2025, Sian mengungkapkan bahwa DPRD Halteng telah beberapa kali bertemu langsung dengan manajemen PT IWIP, baik di kantor pusat Jakarta maupun site Lelilef. Namun, hingga kini, janji-janji perusahaan masih sebatas retorika tanpa realisasi nyata.

“Abrasi akibat reklamasi besar-besaran di sekitar pantai terus menggerus garis pantai Gemaf. Warga sudah merasakan dampaknya, dan kami di DPRD mulai kehilangan kesabaran,” tegas Sian.

Sian mengungkapkan, sejak Januari 2025, DPRD telah menekan IWIP untuk segera membangun swering atau penahan ombak di Desa Gemaf, mengingat ancaman gelombang selatan yang bisa membawa bencana.

Ia bahkan mengingatkan kembali tragedi memilukan pada tahun 2021 dan 2022, saat ombak menghanyutkan sejumlah makam warga.

“Kami sudah duduk langsung dengan manajemen IWIP, membawa banyak usulan. Tapi yang paling genting adalah swering untuk Gemaf. Ini soal keselamatan warga, bukan sekadar proyek kecil,” katanya.

Ironisnya, setelah berbagai pertemuan dan janji manis, progres di lapangan tetap nihil. Pertemuan dengan Manajer Eksternal IWIP di Tanjung Uli pada 11 Februari 2025 pun tidak membuahkan hasil konkret.

“Janji tinggal janji. Sampai akhir April ini, progres nol besar,” tegas Sian.

Ia juga mengecam keras sikap arogan yang ditunjukkan oleh sejumlah oknum manajemen eksternal PT IWIP, bahkan menyebutkan pesan pribadinya yang dikirim via WhatsApp tak pernah dibalas.

“Kalau anggota DPRD saja diperlakukan begini, apalagi suara warga biasa? Ini bentuk arogansi luar biasa yang tidak bisa ditoleransi,” kritiknya tajam.

Sian menegaskan, warga Desa Gemaf selama ini menahan diri untuk tidak melakukan aksi demo. Namun, jika perusahaan tetap menutup mata, DPRD siap menggerakkan aksi nyata pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei 2025.

“Kalau terus begini, jalan raya bisa jadi mimbar terakhir kami. Ini soal harga diri, soal komitmen sosial PT IWIP terhadap masyarakat lingkar tambang,” pungkasnya.

Dengan musim gelombang selatan yang segera tiba, ancaman abrasi bukan lagi sekadar isu lingkungan, melainkan bom waktu yang siap meledak jika terus diabaikan.

(Iboy)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:37 WIT

Pengajuan Bansos Meningkat, Kesra Salurkan Bantuan untuk Mahasiswa dan Pasien

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:58 WIT

Sekda Haltim Serahkan Bantuan Lansia di Wasile, 3.512 Warga Jadi Penerima Manfaat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:40 WIT

Pemkab Haltim Tekankan Keselamatan dan Lingkungan, Perusahaan Tambang Diminta Taat Aturan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:41 WIT

Sidak Panti Sosial, DPRD Malut Soroti Pembinaan dan Kesejahteraan Anak Asuh

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:31 WIT

PDPM Halbar Pertanyakan Pengawasan Satgas Karhutla di Area Gunung Gamkonora

Kamis, 1 Oktober 2026 - 02:12 WIT

PUPR Malut Bersinergi Padamkan Karhutla, Satu Mobil Tangki Dikerahkan

Rabu, 30 September 2026 - 01:11 WIT

Bassam Tegaskan 550 Ribu Bibit Kelapa Harus Hidup, Berbuah dan Tingkatkan Pendapatan Petani

Rabu, 30 September 2026 - 01:04 WIT

Bassam Fokus Bangun Dapil III 2027, Air Bersih hingga Jalan Jadi Prioritas

Berita Terbaru