Di Duga Lindungi Anggotanya Yang Melakukn Tindakan Kekerasan, DPP GENINUSA Desak Kapolri Segera Panggil Kapolda Lampung.

- Wartawan

Kamis, 13 Maret 2025 - 04:20 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-HabarIndonesia. Kordinator Bidang Pendidikan dan Ekonomi, Dewan Pengurus Pusat Gerakan Santri Preuner Nusantara (DPP GENINUSA) Faizal Habeba, mendesak kepada Kapolda Lampung untuk segera memanggil dan proses oknum kepolisian (penyidik) yang melalukan tindakan kekerasan (pencekikan) kepada Sadam Husen selaku pelapor.

“Kami mendesak kepada Kapolda Lampung segera panggil dan proses oknum penyidik yang melakukam tindakan kekerasan kepada Sadam Husnin selaku pelapor”, ucap Faizal 13-03-2025.

Menurutnya, tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum kepolisian insial AIPTU S selaku penyidik tidak mencerminkan sebagai lembaga penegak hukum yang seharusnya memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat. Sesuai dengan tugas dan fungsi kepolisian yang diatur dalam UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“Tindakan yang di lakukan oknum penyidik sangat tidak mencerminkan sebagai lembaga penegak hukum , yang seharusnya memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat sesuai dengan UU No 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Republik Indonesai”, menurut Faizal.

Faizal juga menambahkan bahwa, jika Kapolda Lampung tidak segera memanggil dan proses oknum penyidik insial AIPTU S. yang melakulam tindakan kekerasan maka patut di duga kapolda lampung melindungi oknum tersebut.

“jika kapolda lampumg tidak panggil dan proses oknum penyidik yang melakukan tindakan kekerasan, maka patut diduga kapolda melindungi AIPTU S”, tambahnya.

Faizal pun menegaskan jika benar kapolda lampung melindungi oknum AIPTU S, maka DPP GENINUSA akan mendesak dan meminta Kapolri melalui Devisi Profesi Pengamanan (PROPAM) Mabes Polri. untuk segera memanggil dan evaluasi Kapolda Lampung, tutupnya tegas.

Pasalnya, Seorang warga Bandar Lampung bernama Sadam Husen (34) di duga mengalami tindakan kekerasan (Pencekikkan) yang dilakukan oleh oknum penyidik inisial AIPTU S di Unit Harda Satreskrim Polresta Bandar Lampung. Merasa terancam dan mengalami rasa sakit di leher setelah kejadian tersebut, Sadam Husen kemudian melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Bidang Propam Polda Lampung pada 10-03-2025.

Melalui laporan tersebut Sadam Husen dengan harapan adanya proses hukum yang transparan dan tindakan tegas terhadap oknum penyidik yang diduga melakukan pelanggaran.

(Red)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:37 WIT

Pengajuan Bansos Meningkat, Kesra Salurkan Bantuan untuk Mahasiswa dan Pasien

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:58 WIT

Sekda Haltim Serahkan Bantuan Lansia di Wasile, 3.512 Warga Jadi Penerima Manfaat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:40 WIT

Pemkab Haltim Tekankan Keselamatan dan Lingkungan, Perusahaan Tambang Diminta Taat Aturan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:41 WIT

Sidak Panti Sosial, DPRD Malut Soroti Pembinaan dan Kesejahteraan Anak Asuh

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:31 WIT

PDPM Halbar Pertanyakan Pengawasan Satgas Karhutla di Area Gunung Gamkonora

Kamis, 1 Oktober 2026 - 02:12 WIT

PUPR Malut Bersinergi Padamkan Karhutla, Satu Mobil Tangki Dikerahkan

Rabu, 30 September 2026 - 01:11 WIT

Bassam Tegaskan 550 Ribu Bibit Kelapa Harus Hidup, Berbuah dan Tingkatkan Pendapatan Petani

Rabu, 30 September 2026 - 01:04 WIT

Bassam Fokus Bangun Dapil III 2027, Air Bersih hingga Jalan Jadi Prioritas

Berita Terbaru