Dari Pemuda, Untuk Perdamaian dan Lingkungan, Warisan Gerakan Eco Bhinneka Muhammadiyah di Malut

- Wartawan

Minggu, 1 Juni 2025 - 11:50 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE – HabarIndonesia. Eco Bhinneka Muhammamdiyah menggelar kegiatan peninkatan kapasitas komunitas mitra atau Partner Eco Bhinneka (PEKA) di kota Ternate, Sabtu 31 Mei 2025.

Tujuan kegiatan ini adalah memperkuat memperkuat pemuda organisasi secara mandiri dan inklusif serta memastikan keberlanjutan gerakan lintas iman dan lingkungan di berbagai kabupaten/kota di Maluku Utara.

Usman Mansyur selaku Regional Manager Eco Bhinneka ia berharap agar kolaborasi mitra tidak berhenti setelah program selesi.

“Generasi penerus program harus tetap disebarkan di lingkungan, sehingga peran pemuda dan perempuan tetap eksis dan mengakar dalam memperjuangkan masalah keberagaman. Pemuda menjadi jembatan pengetahuan antara sesama pemuda.” Ujarnya

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Ternate, Dr. Hi. Rizal Marsaoly. Ia mengapresiasi program Eco Bhinneka yang selama tiga hingga empat tahun terakhir turut membantu pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan.

“maka dari itu kita tetap bergandengan tangan untuk tetap merawat lingkungan yang ada di kota ternate” katanya

program boleh berakhir tetapi kolaborasi tetap ada karena penting memperkuat kebijakan kebijakan pungkas Rizal mengakhiri.

Sri Pujiastuti, mewakili Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Maluku Utara, menyebut bahwa Eco Bhinneka telah memiliki capaian yang membanggakan.

“Mereka sudah memiliki komunitas pemuda dan perempuan lintas iman, dusun Tabangga di Kelurahan Sulamadaha, komunitas wanita peduli lingkungan (WAPEULI), dan telah menerbitkan buku Perempuan Penggerak Perdamaian,” tuturnya.

Ketua Komisi | DPRD Provinsi Maluku Utara, Nazla mengatakan bahwa lingkungan bisa menyatukan semua perbedaan.

” Ketika kita berbicara tentang lingkungan, kita berbicara tentang kesamaan. Lingkungan dapat menyatukan torang samua,” ujarnya

Asghar Saleh juga menekankan pentingnya menanamkan sikap toleransi sejak dini.

“Nilai toleransi adalah cara menghormati sesama pemeluk agama yang berbeda. Toleransi adalah kebiasaan. Kita boleh berbeda pendapat, tapi bagaimana ikut merasakan empati antar sesama,” katanya.

Sementara itu, dalam sesi materi pelatihan, Dr. Tati Sumiati mengingatkan pentingnya strategi organisasi.

“Dalam melaksanakan program harus ada perencanaan, identifikasi masalah, penetapan tujuan dan indikator keberhasilan, serta evaluasi dan tindak lanjut,” jelasnya.

Program Eco Bhinneka Muhammadiyah boleh saja berakhir, tetapi prinsip merawat kerukunan dan melestarikan lingkungan harus terus tumbuh di tengah masyarakat. Bagi para peserta, ini bukan penutupan. Ini adalah tonggak baru.

(Opal)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru