Dari Isu Ekologi Hingga RUU PPRT, Ketua Kohati Cabang Ternate Terpilih Periode 2025-2026 Serukan Perempuan Lebih Solid

- Wartawan

Sabtu, 8 Maret 2025 - 20:58 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ternate–HabarIndonesia. Hari Perempuan Internasional yang diperingati setiap 8 Maret menjadi refleksi atas panjangnya perjuangan perempuan dalam mencapai kesetaraan. Berbagai isu masih menjadi pekerjaan rumah, mulai dari kekerasan berbasis gender hingga dampak ekologis yang kerap diabaikan. Sabtu 08/03/25.

Merespons hal ini, Front Anti Kekerasan (FAK-JUJARUH) dan FAMM-Indonesia menggelar diskusi di Gedung NBCL, Kelurahan Sasa, Ternate. Sepuluh perempuan hadir sebagai pembicara, berbagi pandangan dan pengalaman dalam mengawal isu-isu perempuan.

Ketua Korps HMI Wati (Kohati) Cabang Ternate Terpilih, Siti Sakinah Kasturian, menegaskan bahwa perjuangan perempuan harus lebih dari sekadar wacana. Ia menyoroti bahwa keterlibatan perempuan dalam kebijakan ekonomi, politik, dan lingkungan harus terus diperjuangkan.

“Banyak yang masih berpikir isu perempuan hanya soal kekerasan seksual, padahal lebih luas dari itu. Salah satunya adalah ekologi. Perempuan sangat rentan terhadap dampak kerusakan lingkungan,” katanya.

Sakinah mencontohkan pencemaran Sungai Sagea di Maluku Utara, yang berdampak langsung pada kehidupan perempuan. Ia menekankan bahwa perempuan, sebagai penjaga rumah tangga dan komunitas, sering kali menjadi pihak pertama yang merasakan dampak dari lingkungan yang rusak.

“Ketika lingkungan rusak, perempuan yang pertama kali terdampak. Air yang tercemar mempengaruhi kesehatan dan ekonomi rumah tangga,” tambahnya.

Selain itu, ia menyoroti stagnasi Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) yang hingga kini belum disahkan. Menurutnya, ini menunjukkan betapa sulitnya kebijakan yang berpihak pada perempuan untuk benar-benar diwujudkan.

“RUU PPRT sudah masuk Prolegnas sejak era Presiden SBY, tapi selama 20 tahun belum juga disahkan. Ini membuktikan bahwa kebijakan perlindungan perempuan masih belum menjadi prioritas,” ujarnya.

Diskusi ini juga melahirkan sejumlah rekomendasi yang diharapkan bisa menjadi langkah konkret dalam memperjuangkan hak-hak perempuan. Sakinah menegaskan pentingnya sinergi antarorganisasi perempuan agar perjuangan bisa lebih efektif dan memiliki dampak luas.

“Kita tidak boleh bergerak sendiri-sendiri. Harus ada dukungan kolektif agar kebijakan yang berpihak pada perempuan benar-benar terwujud,” pungkasnya.

Momentum Hari Perempuan Internasional ini mengingatkan bahwa perjuangan belum selesai. Dari ruang diskusi hingga kebijakan negara, suara perempuan harus terus diperjuangkan agar tidak lagi terpinggirkan.

(Opal)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:55 WIT

Tingkatkan Pelayanan dan Pengawasan TKA, Imigrasi Ternate Jalin Kerja Sama dengan Harita Nickel

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:36 WIT

Mantan Kepala Puskesmas Buli Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOK, Negara Rugi Rp524 Juta

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56 WIT

Gubernur Sherly Gandeng BNN RI, Tiga Program Disiapkan untuk Tekan Penyebaran Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:20 WIT

Dugaan Penyaluran BBM APMS Dolik ke Sali Bay Resort Mencuat, Publik Minta Transparansi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:04 WIT

Gadis 19 Tahun Asal Halsel Dilaporkan Hilang, Keluarga Telusuri Keberadaannya hingga Maluku

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:34 WIT

Kapolres Halsel Turun ke Sekolah Beri Pesan Tegas kepada Pelajar, Jauhi Narkoba, Miras, dan Tawuran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:46 WIT

Kasus Zahra Berkah Masih Bergulir, Polres Ternate Himpun Sitaan Lebih dari Rp3 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:26 WIT

CV Lexios Jaya Utama Layangkan Somasi II, HK-MAP KSO Didesak Lunasi Tunggakan Rp1,57 Miliar

Berita Terbaru