Dana Desa Gunakan Hanya Sepihak, Pemilik Lahan Tutup Akses Sekolah MTS AL-IKHLAS

- Wartawan

Selasa, 27 Mei 2025 - 04:43 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL— Habarindonesia. pendidikan di Kabupaten Halmahera Selatan kembali tercoreng. Siswa MTS Al- Ikhlas di Desa Kubung, Kecamatan Bacan Selatan, terpantau menjalani ujian semester di teras sekolah  lantaran bangunan sekolah dan ruangan belajar mereka dipalang oleh pemilik lahan, 27-05-2025.

Pemalangan dilakukan karena pemerintah desa belum menyelesaikan pembayaran lahan sekolah seluas 50 x 50 meter. Dari total harga sebesar Rp70 juta, baru Rp37 juta yang dibayar oleh kepala desa sebelumnya.

Sisa pembayaran sebesar Rp33 juta, meskipun telah dibahas dalam Musyawarah Desa (Musdes) tahun 2023 dan direncanakan masuk dalam APBDes 2024, hingga kini belum juga terealisasi.

Ia yang merasa di tipu oleh pemerintah desa setempat terkait dengan janji pelunasan tak kunjung dipenuhi, akhirnya menutup akses sekolah.

“Jangan hanya pandai mengumbar janji, buktikan dengan tindakan nyata. Masyarakat menunggu keadilan dan transparansi,” tegas pemilik lahan

“Saya sudah menunggu sejak tahun lalu, tapi tidak ada kejelasan. Ini bukan soal menghalangi anak sekolah, tapi saya hanya menuntut hak saya,” tegas pemilik lahan.

Orang tua siswa pun resah. “Kalau tidak ada penyelesaian, anak-anak kami akan ujian di luar kelas. Apa pemerintah tidak malu?” ujar ringgo sebagai salah satu tokoh muda kubung dengan nada kecewa.

“Ringgo dalam upaya melakukan upaya komunikasi dengan pihak desa, namun belum ada hasil konkret. Ia berharap ada langkah cepat dan dari Pemkab Halsel. “Ini soal masa depan anak-anak. Kami minta perhatian serius dari dinas terkait,” ucapnya.

Ia juga mempertanyakan komitmen kepemimpinan Bupati Bassam Kasuba dan Wakil Bupati Helmi Umar Muchsin dalam membangun Halmahera Selatan secara adil dan berintegritas.

Menurutnya, jika jika dalam waktu dekat tidak ada langkag tegas, maka masyarakat akan kehilangan kepercayaan terhadap pemerintah daerah.

Warga dan tokoh masyarakat Desa Kubung mendesak Bupati Halmahera Selatan segera turun tangan dan mengevaluasi kepemimpinan Kepala Desa yang dinilai lalai dalam menjalankan kewajibannya.

Ini bukan sekadar soal akuntabilitas dana desa, tapi juga menyangkut kepercayaan masyarakat terhadap aparatur pengawas.

(Pandi)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:55 WIT

Tingkatkan Pelayanan dan Pengawasan TKA, Imigrasi Ternate Jalin Kerja Sama dengan Harita Nickel

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:36 WIT

Mantan Kepala Puskesmas Buli Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOK, Negara Rugi Rp524 Juta

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56 WIT

Gubernur Sherly Gandeng BNN RI, Tiga Program Disiapkan untuk Tekan Penyebaran Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:20 WIT

Dugaan Penyaluran BBM APMS Dolik ke Sali Bay Resort Mencuat, Publik Minta Transparansi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:04 WIT

Gadis 19 Tahun Asal Halsel Dilaporkan Hilang, Keluarga Telusuri Keberadaannya hingga Maluku

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:34 WIT

Kapolres Halsel Turun ke Sekolah Beri Pesan Tegas kepada Pelajar, Jauhi Narkoba, Miras, dan Tawuran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:46 WIT

Kasus Zahra Berkah Masih Bergulir, Polres Ternate Himpun Sitaan Lebih dari Rp3 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:26 WIT

CV Lexios Jaya Utama Layangkan Somasi II, HK-MAP KSO Didesak Lunasi Tunggakan Rp1,57 Miliar

Berita Terbaru