Bupati Halmahera Selatan Serap Aspirasi Warga Kayoa, Air Bersih Jadi Prioritas Utama

- Wartawan

Kamis, 4 Desember 2025 - 06:56 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL – HabarIndonesia.id – Bupati Halmahera Selatan, Bassam Kasuba, bersama Wakil Bupati Helmi Umar Muchsin, melakukan kunjungan kerja ke wilayah Kayoa, Kamis (04/12/2025).

Kunjungan tersebut bertujuan untuk menyerap langsung aspirasi serta kebutuhan utama masyarakat, khususnya terkait pelayanan dasar dan penguatan ekonomi desa.

Dalam kunjungan ke Desa Posi-Posi, Kecamatan Kayoa Selatan, Bupati Bassam menegaskan bahwa kedatangan pemerintah daerah bukan sekadar agenda seremonial, melainkan upaya konkret mendengar dan merespons keluhan warga. Salah satu isu paling mendesak yang disampaikan masyarakat adalah ketersediaan air bersih.

“Air bersih menjadi kebutuhan utama masyarakat dan akan menjadi prioritas pemerintah daerah ke depan. Karena itu, kami menyiapkan program PDAM masuk desa,” ujar Bassam, Kamis (04/12/2025).

Bassam menjelaskan, program Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) masuk desa direncanakan mulai direalisasikan pada tahun anggaran 2026.

Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong dan bersikap proaktif dalam mengawal serta mengusulkan program pembangunan desa.

“Desa yang maju sangat bergantung pada peran aktif masyarakatnya. Jika semua terlibat, desa akan tumbuh secara mandiri dan berkelanjutan di berbagai sektor,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Halmahera Selatan Helmi Umar Muchsin menyampaikan bahwa kunjungan kerja tersebut juga dirangkaikan dengan menghadiri kegiatan Literasi Anak Laut di Desa Laluin.

Menurut Helmi, pemerintah daerah tetap berkomitmen menjalankan program prioritas meskipun menghadapi tantangan fiskal.

Helmi mengungkapkan, akibat kebijakan pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) oleh pemerintah pusat, Kabupaten Halmahera Selatan mengalami pengurangan anggaran hingga Rp 500 miliar.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak menghambat realisasi program prioritas.

“Walaupun pemotongan anggaran cukup besar, program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat tetap menjadi prioritas dan tidak akan dikorbankan,” tegas Helmi.

Sebagai bagian dari kunjungan kerja tersebut, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan juga menyerahkan bantuan alat budidaya rumput laut kepada nelayan Desa Posi-Posi. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan memperkuat perekonomian nelayan setempat.

(Red)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru