Buka Forum RKPD 2027, Wabup Halsel Akui Fiskal dan Ketimpangan Wilayah Masih Jadi PR Besar

- Wartawan

Rabu, 11 Februari 2026 - 05:03 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUHA – HabarIndonesia.id – Wakil Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Helmi Umar Muchsin, secara resmi membuka Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Dalam forum tersebut, Helmi secara terbuka mengakui bahwa tantangan fiskal dan ketimpangan wilayah masih menjadi persoalan utama yang membayangi pembangunan di Kabupaten Halmahera Selatan.

Forum OPD digelar sebagai tahapan strategis dalam penyusunan RKPD 2027. Kegiatan ini menjadi ruang sinkronisasi program dan penajaman prioritas pembangunan daerah untuk tahun anggaran mendatang.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Halmahera Selatan, Helmi Umar Muchsin, dan dihadiri jajaran pimpinan OPD serta pemangku kepentingan terkait di lingkup Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan.

Dalam sambutannya, Helmi menegaskan bahwa kondisi keuangan daerah saat ini tidak sepenuhnya longgar. Berkurangnya transfer dana dari pemerintah pusat berdampak langsung pada ruang fiskal daerah.

Oleh karena itu, pemerintah daerah dituntut lebih realistis dalam menyusun program pembangunan.

“Kita harus melakukan efisiensi belanja, menajamkan skala prioritas, serta mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar pembangunan tetap berjalan optimal,” ujar Helmi saat Sambutan. Rabu, 11/02/26.

Selain tantangan fiskal, ketimpangan wilayah antara daratan utama dan kawasan kepulauan juga masih memengaruhi akses terhadap pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, kondisi ini tidak boleh diabaikan dalam penyusunan dokumen perencanaan karena ini menyangkut kebutuhan masyarakat yang harus di perhatikan.

Helmi menekankan bahwa RKPD 2027 tidak boleh sekadar menjadi dokumen administratif tahunan, melainkan harus mampu menjawab kebutuhan dasar masyarakat.

Pemerintah daerah mendorong pendekatan pembangunan berbasis zonasi dan penguatan sektor agromaritim sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi.

Meski menghadapi sejumlah tantangan, Helmi memaparkan capaian indikator makro yang menunjukkan tren positif.

Indeks Pelayanan Publik meningkat dari 2,23 pada 2024 menjadi 3,35 dengan kategori B pada 2025.

Angka kemiskinan berhasil ditekan dari 5,63 persen menjadi 4,81 persen, sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik dari 64,83 menjadi 69,05.

Ia mengakui bahwa ketahanan pangan dan pemerataan pembangunan masih membutuhkan perhatian serius dan langkah konkret.

Lebih jauh kata Helmi, melalui penyusunan RKPD 2027, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan berharap arah pembangunan menjadi lebih terukur, tepat sasaran, serta mampu mengurangi kesenjangan antarwilayah demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara merata.

(Opal)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru