Banjir Landa Desa Todowongi, 24 Rumah dan Satu Gereja Terendam

- Wartawan

Rabu, 24 September 2025 - 01:56 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALBAR – HabarIndonesia.id. Hujan deras yang mengguyur Desa Todowongi, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Selasa (23/09/25), menyebabkan banjir besar yang meluap hingga ke pemukiman warga. Akibatnya, puluhan rumah warga dan satu gedung gereja terendam air, serta sejumlah akses jalan utama lumpuh total.

Kepala Desa Todowongi, Marcelina Lobbi, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon menjelaskan bahwa hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak pukul 13.15 hingga 22.11 WIT, menyebabkan sungai di sekitar desa tidak mampu menampung debit air, sehingga meluap ke pemukiman.

“Air mulai masuk ke rumah-rumah warga pada sore hari, dan terus naik hingga malam,” ujarnya.

Tak hanya merendam rumah-rumah warga, banjir juga menutup akses jalan lintas Desa Tuada, jalan menuju Pelabuhan Kontainer, hingga jalur ke Desa Matui.

Hal ini menyebabkan aktivitas warga lumpuh total selama beberapa jam. Sampai berita ini diturunkan, belum ada penanganan darurat dari pihak pemerintah kabupaten.

Menurut data resmi Pemerintah Desa Todowongi, sebanyak 24 rumah warga dan satu gedung Gereja Bukit Hermon terendam banjir.

Pemerintah desa bersama warga bergerak cepat mengevakuasi para korban ke kantor desa dan sebagian lainnya ke rumah keluarga yang lebih aman.

“Langkah evakuasi langsung kami lakukan agar warga tidak terdampak lebih parah,” tambah Marcelina.

Adapun nama-nama kepala keluarga yang terdampak dan satu bangunan Gereja di antaranya:

1. Frets toseho
2. Yohanis Lodarmase
3. Esron lotto
4. Amoris sidarima
5. Jomsen djini
6. Sofyan sihima
7. Yehorta palihema
8. Jemi palihema
9. Afriet bunga
10. Yulius bung
11. Serius tatipang
12. Fredik djurame
13. Mei Sidete
14. Melin Sidete
15. Feskow paling
16. Wempi Laudin
17. Martinus lotto
18. Jemi besinung
19. Josbus saleh
20. Arnesus saleh
21. Yus madea
22. Sandi hatebula
23. Yosias popla
24. Jefry lobby
25. Gereja bukit hermon

Kepala Desa menjelaskan bahwa penyebab utama banjir berasal dari luapan sungai serta tersumbatnya aliran air di bawah jembatan tua desa.

“Jika arus besar membawa batang pohon dan sampah, langsung tertahan di bawah jembatan itu, lalu air pun meluap ke jalan dan rumah warga,” ungkapnya.

Warga berharap agar pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi masalah infrastruktur ini, mengingat banjir serupa sudah beberapa kali terjadi setiap musim hujan.

Menurut Marcelina, kondisi ini sangat meresahkan dan membahayakan keselamatan masyarakat, terutama anak-anak dan lansia.

“Saya mewakili masyarakat Desa Todowongi meminta perhatian serius dari pemerintah. Jangan tunggu ada korban jiwa baru bertindak. Kami butuh solusi nyata dan penanganan cepat agar hal ini tidak terus terulang setiap tahun,” pungkasnya.

(Aldi Ngofangare)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru