Bangun Jembatan Akelamo, Harita Nickel Dorong Ekonomi Pesisir Obi

- Wartawan

Sabtu, 28 Februari 2026 - 13:11 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL, Pulau Obi – HabarIndonesia.id – Selama puluhan tahun, menyeberangi Sungai Akelamo menjadi tantangan bagi warga Desa Kawasi dan Desa Soligi, Kabupaten Halmahera Selatan.

Terutama saat arus deras atau pun cuaca buruk. Kini, isolasi darat tersebut resmi terputus dengan beroperasinya Jembatan Sungai Akelamo yang telah dibuka sejak awal 2025.

Sebagai sungai terbesar dan terpanjang di Pulau Obi sekaligus satu-satunya jalan keluar (outlet) air dari Danau Karo, Sungai Akelamo memiliki peran sentral namun menantang.

Dulunya, akses pendistribusian hasil produksi perkebunan antara Desa Kawasi dan Desa Soligi harus mengandalkan jembatan ponton (dermaga apung sederhana) yang dioperasikan secara manual dengan daya tampung terbatas.

Kehadiran jembatan sepanjang 105 meter dan lebar 20 meter ini dibangun berkat dukungan Harita Nickel.

Infrastruktur ini tidak hanya memangkas waktu tempuh, tetapi juga diharapkan menjadi urat nadi baru bagi perekonomian warga di pesisir bagian barat dan selatan Pulau Obi.

Kepala Desa Soligi, Madaisi La Siriali, menceritakan betapa sulitnya mobilitas warga sebelum ada jembatan, terutama bagi petani dan pedagang yang harus membawa hasil bumi.

“Dulu warga harus menyesuaikan arus dan cuaca saat menyeberang. Sekarang akses lebih aman, cepat, dan efisien. Ini juga sangat memudahkan warga untuk menjangkau layanan kesehatan dan pendidikan,” tutur Madaisi.

Lanjutnya, dampak positif serupa dirasakan warga Desa Kawasi. Kepala Desa Kawasi, Arifin Saroa, menekankan pentingnya jembatan ini bagi kolaborasi ekonomi antardesa.

“Mari kitorang (kita) atur baik-baik supaya bisa berjualan bersama. Waina (ibu-ibu pedagang) dari Soligi dan Kawasi sekarang bisa bekerja sama karena akses darat sudah terbuka,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan, perubahan infrastruktur yang signifikan juga mendapat sorotan positif dari Perkumpulan Telapak.

Selain itu Mohammad Djufryhard, asesor sosial Perkumpulan Telapak, memvalidasi besarnya manfaat dari infrastruktur yang dibangunkan oleh Harita Nickel ini.

Ia menceritakan pengalamannya saat berkunjung ke Obi pada 2023, di mana dirinya masih harus menyeberang menggunakan jembatan ponton.

Namun, saat kembali pada 2025, Ia melihat langsung bagaimana jembatan baru ini telah memudahkan akses antardesa serta sangat membantu distribusi hasil pertanian dan perikanan.

“Bagi kami itu nilai tambah yang diberikan oleh perusahaan, terutama dalam aspek infrastruktur yang setiap tahun semakin meningkat,” ungkap Djufryhard.

Ia juga mengatakan, jembatan Akelamo ini merupakan fasilitas kedua yang dibangun oleh Harita Nickel. Sebelumnya, pada 2024 lalu, perusahaan tambang tersebut juga telah meresmikan sebuah jembatan di dalam kawasan Desa Soligi senilai Rp1,25 miliar.

Selain itu dari pihak Head of External Relations Harita Nickel, Latif Supriadi, juga menyebut pembangunan infrastruktur ini adalah bentuk komitmen perusahaan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah lingkar tambang..

“Tanpa kolaborasi yang baik dengan masyarakat, pembangunan ini tidak akan terwujud. Kami berkomitmen untuk terus berperan aktif meningkatkan kesejahteraan warga di sekitar area operasional kami,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru