AMPUH Siap Temui Kecamatan, Dorong Pulau Hiri Masuk Marine Prosperity Area Belajar dari Sukses Raja Ampat

- Wartawan

Jumat, 8 Agustus 2025 - 13:53 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE, Pulau Hiri – HabarIndonesia. Aliansi Masyarakat Pulau Hiri (AMPUH) dalam waktu dekat akan bertemu dengan pihak Kecamatan Pulau Hiri guna membahas langkah strategis pasca pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2025.

Dalam agenda tersebut, AMPUH mendorong agar Kecamatan segera bersurat resmi ke Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk mendorong pemerintah pusat menetapkan Pulau Hiri sebagai bagian dari kebijakan Marine Prosperity Area (MPA).

Koordinator AMPUH, Rian Momole, menjelaskan bahwa dorongan ini didasari oleh potensi luar biasa Pulau Hiri yang meliputi ekosistem bahari, kawasan konservasi laut, hingga situs penelitian yang unik di Maluku Utara. Menurutnya, tanpa payung hukum nasional, potensi tersebut akan terus terabaikan dan hanya menjadi cerita tanpa arah.

“Kita harus dorong bersama. Kalau bisa, tahun 2026 KKN sudah punya arah yang jelas. Bahkan, Hiri bisa kita dorong jadi pulau binaan UGM untuk konservasi dan penelitian,” tegas Rian.

Lebih jauh, Rian mencontohkan keberhasilan Raja Ampat di Papua Barat yang kini dikenal dunia berkat pengelolaan kawasan berbasis tiga sektor utama, pariwisata, konservasi, dan penelitian. Keberhasilan tersebut bukanlah kebetulan, melainkan hasil dari keberadaan regulasi nasional, yakni Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014.

“Hiri harus mulai bergerak ke arah yang sama. Di Maluku Utara, belum ada pulau kecil yang secara eksklusif dikelola hanya untuk tiga sektor itu,” katanya Rian kepada media HabarIndonesia.id, Jumat, 08/08/25.

Jika Pulau Hiri berhasil masuk dalam Marine Prosperity Area, lanjut Rian, maka sejumlah manfaat strategis bisa diraih. Di antaranya adalah perlindungan ekosistem laut dari eksploitasi, akses terhadap pendanaan dan program pengembangan dari pemerintah pusat maupun mitra internasional, pembangunan infrastruktur wisata berbasis konservasi, serta peningkatan kapasitas masyarakat lokal di bidang ekowisata.

“Sejak beberapa tahun terakhir, UGM melalui program KKN aktif melakukan pemberdayaan masyarakat di Hiri. Sekarang waktunya hubungan ini ditingkatkan jadi kemitraan strategis jangka panjang. Hiri harus jadi pulau binaan,” ucapnya.

Rian juga berharap Hiri bisa dijadikan sebagai laboratorium alam untuk penelitian kelautan, pusat pelatihan ekowisata, dan model pengelolaan pulau kecil berkelanjutan pertama di Maluku Utara.

Ia mendorong agar Kecamatan Pulau Hiri memfasilitasi kolaborasi lintas sektor. DPRD Dapil III, tokoh pemuda, masyarakat, dan akademisi untuk menyusun dokumen potensi wisata, konservasi, dan penelitian secara resmi sebagai bahan dorongan ke tingkat pusat.

“Raja Ampat bisa karena ada payung hukum. Hiri juga harus bisa. Sekarang tinggal soal kemauan kita mau bergerak atau tidak,” tutup Rian.

(Apot)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:55 WIT

Tingkatkan Pelayanan dan Pengawasan TKA, Imigrasi Ternate Jalin Kerja Sama dengan Harita Nickel

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:36 WIT

Mantan Kepala Puskesmas Buli Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOK, Negara Rugi Rp524 Juta

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56 WIT

Gubernur Sherly Gandeng BNN RI, Tiga Program Disiapkan untuk Tekan Penyebaran Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:20 WIT

Dugaan Penyaluran BBM APMS Dolik ke Sali Bay Resort Mencuat, Publik Minta Transparansi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:04 WIT

Gadis 19 Tahun Asal Halsel Dilaporkan Hilang, Keluarga Telusuri Keberadaannya hingga Maluku

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:34 WIT

Kapolres Halsel Turun ke Sekolah Beri Pesan Tegas kepada Pelajar, Jauhi Narkoba, Miras, dan Tawuran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:46 WIT

Kasus Zahra Berkah Masih Bergulir, Polres Ternate Himpun Sitaan Lebih dari Rp3 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:26 WIT

CV Lexios Jaya Utama Layangkan Somasi II, HK-MAP KSO Didesak Lunasi Tunggakan Rp1,57 Miliar

Berita Terbaru