Aliansi Masyarakat Peduli Kampung Gotowasi Desak Pemberhentian PJ Kades Gotowasi

- Wartawan

Selasa, 4 Februari 2025 - 17:01 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Haltim-Habarindonesia. Aliansi Masyarakat Peduli Kampung Desa Gotowasi mengirimkan surat permohonan audiensi kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Pemerintah Desa Gotowasi untuk membahas masalah yang sedang dihadapi masyarakat terkait pelayanan di kantor desa.

Namun, surat tersebut tidak mendapatkan tanggapan dari Pemerintah Desa, sehingga aliansi masyarakat memilih untuk mendatangi kantor desa guna membicarakan keresahan yang ada, meskipun hanya dihadiri oleh BPD. Selasa 04/02/25

Rapat yang berlangsung di kantor desa tersebut tidak dihadiri oleh PJ Kepala Desa Gotowasi, Alkadri Kasim. Dalam pertemuan itu, berbagai masalah terkait pelayanan di kantor desa dibahas, yang melibatkan keluhan masyarakat mengenai kinerja PJ Kepala Desa Gotowasi. Beberapa isu yang disampaikan antara lain:

  • Pelayanan administrasi yang hanya dilakukan oleh PJ Kepala Desa di luar kantor desa pada jam kerja.
  • Penghapusan program Musrenbang yang telah diusulkan masyarakat, dan kurangnya koordinasi setelah perubahan tersebut.

Selain itu, BPD Desa Gotowasi telah melayangkan tiga kali surat resmi kepada PJ Kades untuk evaluasi kinerjanya. Namun, surat-surat tersebut tidak pernah diindahkan, yang menambah kekesalan masyarakat. Karena masalah-masalah tersebut, Aliansi Masyarakat Peduli Kampung memutuskan untuk melakukan pemalangan ruangan kantor PJ Kepala Desa Gotowasi sebagai bentuk protes.

Berdasarkan konfirmasi yang diterima oleh Aliansi Masyarakat Peduli Kampung dari BPD, terungkap bahwa PJ Kades sudah beberapa kali disurati mengenai masalah ini, namun tetap tidak memberikan tanggapan yang memadai. Aliansi masyarakat merasa bahwa tindakan tersebut merugikan masyarakat dan menciptakan ketidakpercayaan terhadap pemerintahan desa.

Sebagai langkah selanjutnya, Aliansi Masyarakat Peduli Kampung bersama BPD bersepakat untuk mendesak Bupati Halamahera Timur agar segera memberhentikan PJ Kepala Desa Gotowasi. Mereka menegaskan bahwa jika tidak ada tindak lanjut dari Bupati, maka mereka akan melakukan aksi besar-besaran dan memboikot segala aktivitas yang ada di Kantor Desa Gotowasi sebagai bentuk tekanan untuk perubahan.

Faisal Rasid, salah satu perwakilan masyarakat Desa Gotowasi, menambahkan bahwa “tindakan tegas dari Bupati Halamahera Timur sangat dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah ini. Jika tidak ada respons, aksi protes yang lebih besar akan dilancarkan demi memperjuangkan hak-hak masyarakat desa Gotowasi.” Katanya faisal kepada awak media.
(Tiar)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:37 WIT

Pengajuan Bansos Meningkat, Kesra Salurkan Bantuan untuk Mahasiswa dan Pasien

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:58 WIT

Sekda Haltim Serahkan Bantuan Lansia di Wasile, 3.512 Warga Jadi Penerima Manfaat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:40 WIT

Pemkab Haltim Tekankan Keselamatan dan Lingkungan, Perusahaan Tambang Diminta Taat Aturan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:41 WIT

Sidak Panti Sosial, DPRD Malut Soroti Pembinaan dan Kesejahteraan Anak Asuh

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:31 WIT

PDPM Halbar Pertanyakan Pengawasan Satgas Karhutla di Area Gunung Gamkonora

Kamis, 1 Oktober 2026 - 02:12 WIT

PUPR Malut Bersinergi Padamkan Karhutla, Satu Mobil Tangki Dikerahkan

Rabu, 30 September 2026 - 01:11 WIT

Bassam Tegaskan 550 Ribu Bibit Kelapa Harus Hidup, Berbuah dan Tingkatkan Pendapatan Petani

Rabu, 30 September 2026 - 01:04 WIT

Bassam Fokus Bangun Dapil III 2027, Air Bersih hingga Jalan Jadi Prioritas

Berita Terbaru