Aksi Bersih Pantai & Tanam Mangrove Warnai Hardiknas di Morotai

- Wartawan

Sabtu, 3 Mei 2025 - 11:37 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MOROTAI — HabarIndonesia. Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2025, dua komunitas aktif di Pulau Morotai, COSA 09 (Community Alumni SMANSA Morotai Angkatan 2009) dan Komunitas Bisa Morotai, berkolaborasi dalam aksi lingkungan bertajuk “Gerakan Bersih Pantai dan Penanaman 100 Pohon Mangrove.”

Bertempat di Pantai Tanjung Dehegila, Desa Juanga, Kecamatan Morotai Selatan, kegiatan ini menyatukan lebih dari 100 peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari pelajar, mahasiswa, guru, dosen, ASN, hingga Ketua DPRD Pulau Morotai. Mereka hadir untuk berkontribusi menjaga lingkungan pesisir yang terancam abrasi.

Dengan mengusung tema “Pendidikan Lingkungan untuk Masa Depan Berkelanjutan,” aksi dimulai pukul 14.00 WIT dan berlangsung hingga 17.00 WIT.

Para peserta dibagi dalam kelompok untuk menyisir garis pantai, memungut sampah, dan kemudian menanam bibit mangrove secara gotong royong.

Lebih dari 10 kantong besar sampah, mayoritas plastik, berhasil dikumpulkan dan langsung diangkut ke TPA Desa Dehegila oleh truk sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Morotai yang turut mendukung kegiatan ini.

Kegiatan dilanjutkan dengan penanaman 100 bibit mangrove di titik-titik yang telah dipetakan. Bibit ini merupakan hasil pembibitan mandiri Komunitas Bisa Morotai, bagian dari program pelestarian yang mereka gagas secara berkelanjutan.

Ketua Komunitas Bisa Morotai, Mirsa Saibi, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata pendidikan lingkungan.

“Pendidikan tidak hanya di kelas. Aksi ini mengajarkan tanggung jawab dan kepedulian sosial secara langsung,” ujarnya.

Ia juga menyebut bahwa partisipasi lintas elemen menunjukkan kuatnya semangat gotong royong masyarakat Morotai.

“Mangrove ini investasi untuk generasi depan, sekaligus benteng alami dari abrasi,” tambahnya.

Senada, Ketua COSA 09 Rizaldy Rahman menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi wujud kontribusi alumni dalam membangun Morotai.

“Kami berharap ini menjadi agenda rutin setiap tahun di momen penting seperti Hardiknas,” ungkapnya.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Kolaborasi ini dianggap sebagai contoh sinergi nyata antara komunitas, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Kegiatan ditutup dengan dokumentasi foto bersama seluruh peserta sebagai simbol komitmen menjaga bumi. Mereka berharap gerakan serupa bisa terus digalakkan untuk mewujudkan Morotai yang hijau dan lestari.

(Basri)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru