Abubakar Abdullah, Cut Off Data Guru Penentu Arah Kebijakan Pendidikan Maluku Utara 2026

- Wartawan

Senin, 2 Februari 2026 - 06:12 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SOFIFI – HabarIndonesia.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Utara menggelar kegiatan cut off data guru tahun 2026 melalui rapat daring yang diikuti seluruh guru jenjang SMA, SMK, dan SLB se-Maluku Utara.

Dilaksanakan secara daring dari Sofifi dan diikuti oleh satuan pendidikan di sepuluh kabupaten/kota se-Maluku Utara. Senin, 02/02/26.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara, Abubakar Abdullah, serta dihadiri pejabat terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Untuk mengunci dan memfinalisasi data sekolah, guru, dan tenaga kependidikan sebagai dasar perencanaan kebijakan pendidikan daerah tahun 2026.

Melalui verifikasi dan penguncian data yang telah dihimpun dari seluruh satuan pendidikan.

Dalam arahannya, Abubakar Abdullah menegaskan bahwa cut off data merupakan tahapan krusial untuk memastikan seluruh kebijakan pendidikan berbasis pada data yang valid dan terverifikasi.

“Setelah cut off ini, data tidak bisa lagi berubah. Karena itu kami minta seluruh satuan pendidikan memastikan data yang disampaikan benar-benar sesuai kondisi riil,” ujar Abubakar.

Berdasarkan data Dikbud Maluku Utara tahun 2026, jumlah satuan pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SLB tercatat sebanyak 406 sekolah, yang terdiri atas 226 SMA, 151 SMK, dan 29 SLB yang tersebar di sepuluh kabupaten dan kota.

Jumlah guru pada jenjang tersebut mencapai 6.220 orang, dengan rincian 4.197 guru berstatus ASN dan 2.023 guru non-ASN. Sementara itu, tenaga kependidikan tercatat sebanyak 934 orang.

Data juga menunjukkan masih adanya ketimpangan sertifikasi pendidik. Guru yang belum memiliki sertifikat pendidik tercatat sebanyak 1.841 orang di sekolah negeri dan 1.146 orang di sekolah swasta.

Sedangkan guru yang telah bersertifikat pendidik berjumlah 2.882 orang di sekolah negeri dan 351 orang di sekolah swasta.

Dari sisi kualifikasi akademik, mayoritas guru telah berpendidikan S1, masing-masing 4.723 guru di sekolah negeri dan 1.497 guru di sekolah swasta.

Namun, kata dia, masih terdapat guru dengan kualifikasi di bawah S1 serta sebagian kecil berpendidikan di atas S1.

Selain itu, jumlah rombongan belajar (rombel) pada jenjang SMA, SMK, dan SLB di Maluku Utara tercatat sebanyak 2.679 rombel, dengan sebaran terbanyak berada di Kota Ternate, Kabupaten Halmahera Utara, dan Kabupaten Halmahera Selatan.

“Kami ingin satu data pendidikan. Dengan data yang sudah dikunci ini, intervensi pemerintah diharapkan lebih tepat sasaran dan berdampak pada peningkatan mutu layanan pendidikan,” pungkasnya.

Abubakar menegaskan bahwa hasil cut off data guru tahun 2026 ini akan menjadi rujukan tunggal Dikbud Maluku Utara dalam menyusun kebijakan pendidikan ke depan.(*)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru