HALUT, HabarIndonesia.id – Mobil truk pengangkut kelapa milik PT Natural Indococonut Organik mengalami kecelakaan tunggal di Desa Toweka, Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara, Kamis (6/8/2026) dini hari. Insiden tersebut mengakibatkan tiang PLN, tiang lampu jalan desa, dan kabel WiFi milik warga mengalami kerusakan.
Truk bernomor polisi DG 8624 NC yang dikemudikan Fery dilaporkan hilang kendali hingga menabrak tiang PLN yang berada di depan rumah warga.
Menurut Daud, salah seorang pengepul kelapa, truk tersebut sedang dalam perjalanan menuju Desa Ngidiho dan Desa Limau untuk mengangkut buah kelapa.
Akibat kecelakaan itu, kabel PLN putus, tiang lampu jalan di Desa Toweka roboh, serta kabel WiFi milik warga ikut rusak. Hal tersebut disampaikan Rizal, saksi mata yang berada di lokasi kejadian.
Kerusakan jaringan WiFi menjadi perhatian warga karena berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Adrisal Umar, pemilik jaringan WiFi yang terdampak, meminta PT Natural Indococonut Organik bertanggung jawab penuh atas insiden tersebut.
“PT Nico wajib bertanggung jawab atas insiden ini, selain itu wifi juga menjadi mata pencaharian yang digunakan oleh warga setempat. Ia meminta harus ganti rugi,” jelas Adrisal saat dikonfirmasi media.
Kepala Desa Toweka, Hairun Daenkel, menyatakan kecelakaan itu juga mengakibatkan kerusakan pada tiang lampu jalan desa dan jaringan kabel. Karena itu, pemerintah desa meminta perusahaan segera mengambil tanggung jawab atas kerugian yang ditimbulkan.
Hairun menegaskan, apabila tidak segera ada tindak lanjut dari pihak perusahaan, pemerintah desa akan menahan truk tersebut sebagai jaminan hingga persoalan diselesaikan.
Ia menambahkan, perbaikan perlu segera dilakukan mengingat upacara peringatan HUT Ke-81 Republik Indonesia tahun ini direncanakan berlangsung di Desa Toweka. Menurutnya, kerusakan infrastruktur tidak boleh mengganggu pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Untuk itu secepatnya diambil langkah untuk perbaikan dan mengganti rugi atas insiden yang dilakukan,” tegas Hairun Daenkel.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT Natural Indococonut Organik terkait penyebab kecelakaan maupun rencana pemberian ganti rugi atas kerusakan yang ditimbulkan.
(Ahmad)














