MOROTAI, HabarIndonesia.id – Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua, meminta seluruh pejabat administrator (Eselon III) dan pejabat pengawas (Eselon IV) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai meningkatkan disiplin, profesionalisme, dan kualitas pelayanan publik. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat kinerja birokrasi dan pelayanan kepada masyarakat.
Arahan itu disampaikan Rusli dalam rapat kerja yang digelar di Aula Kantor Bupati Pulau Morotai, Kecamatan Morotai Selatan, Rabu (5/8/2026).
Kepala Bidang Komunikasi Publik dan Media Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pulau Morotai, Iwan Muraji, mengatakan Bupati menekankan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas birokrasi daerah.
“Bupati menegaskan agar ASN menaati peraturan, meningkatkan kompetensi, menjaga integritas, dan menjadikan disiplin serta profesionalisme sebagai budaya kerja sehari-hari,” ujar Iwan.
Dalam rapat tersebut, Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai juga menegaskan komitmennya menerapkan sistem reward and punishment secara adil berdasarkan sistem merit sebagai upaya meningkatkan kinerja ASN.
Melalui kebijakan tersebut, ASN yang menunjukkan prestasi dan kinerja tinggi akan memperoleh penghargaan serta kesempatan pengembangan karier. Sebaliknya, ASN yang melanggar disiplin akan dikenai sanksi tegas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Di tengah tekanan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah, Bupati juga memastikan tidak ada kebijakan pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).
Menurutnya, perbedaan nominal TPP yang diterima setiap pegawai semata-mata dipengaruhi oleh tingkat kedisiplinan masing-masing. Karena itu, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) diminta menegakkan aturan disiplin secara transparan dan profesional.
Rapat koordinasi ditutup dengan sesi dialog interaktif. Pada kesempatan itu, Bupati membuka ruang diskusi untuk menyerap aspirasi sekaligus mendengarkan berbagai kendala teknis yang dihadapi para pejabat dalam menjalankan tugas operasional di lapangan.
(Sufandi)














