Aksi Front Marhaenisme Halsel, Desak Polisi Usut Provokator Polemik Lahan di Obi

- Wartawan

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:21 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halsel – HabarIndonesia.id – Ketegangan terkait polemik lahan di wilayah Obi memicu reaksi keras dari gabungan organisasi kepemudaan. Front Marhaenisme Halmahera Selatan, yang terdiri dari GMNI, GPM, dan SEMMI, menggelar aksi terbuka guna mendesak aparat penegak hukum segera bertindak tegas terhadap oknum yang diduga menjadi provokator dalam isu tersebut.

Aksi yang diwarnai orasi dan pembentangan spanduk tuntutan ini menyoroti potensi konflik sosial yang kian memanas.

Front Marhaenisme menilai, jika polemik lahan di Desa Soligi dan Kawasi terus dibiarkan tanpa kejelasan, hal tersebut dapat menghancurkan harmoni masyarakat setempat.

Ketua Bidang DPP GMNI, Sumitro H. Komdan, dalam pernyataan resminya menegaskan bahwa tidak boleh ada pihak mana pun yang mencoba memecah belah warga demi kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.

Senada dengan itu, Ketua GMNI Halsel, Hasbin Umsohi, dalam orasinya mendesak pihak kepolisian untuk segera memanggil oknum-oknum yang mengatasnamakan rakyat namun justru menciptakan kegaduhan.

“Kami meminta Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan segera mengambil langkah konkret. Panggil pihak-pihak terkait, yakni Arifin Saroa dan Alimusu La Damili, untuk melakukan klarifikasi terbuka terkait status kepemilikan lahan agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan,” tegas Hasbin.

Hasbin menilai sikap pemerintah daerah sejauh ini masih pasif dan belum menunjukkan upaya nyata untuk memediasi persoalan tersebut secara transparan.

Ia menekankan bahwa transparansi adalah kunci agar isu lahan tidak dijadikan alat provokasi yang menyesatkan opini publik.

Selain desakan kepada pihak berwenang, Hasbin juga mengimbau warga Obi agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh narasi tanpa dasar yang jelas.

Ia juga mengingatkan Pentingnya stabilitas sosial dan persatuan menjadi poin utama yang disuarakan guna menjaga iklim investasi dan keberlangsungan hidup masyarakat lokal.

Melalui gerakan ini, Hasbin dalam orasinya mereka atas nama Front Marhaenisme Halmahera Selatan berharap ada tindakan preventif dari kepolisian dan pemerintah untuk mencegah polemik ini berkembang menjadi konflik terbuka.

Ia menekan agar pihak Penegakan hukum yang tegas dan klarifikasi jujur dari para aktor yang terlibat dianggap sebagai satu-satunya jalan keluar dari kebuntuan situasi saat ini.(*)

Berita Terkait

Ajukan Proyek Infrastruktur Strategis, Sherly Minta Dukungan Anggaran Rp2,6 Triliun dari AHY
BPC HIPMI Kabupaten/Kota Peringatan BPP, Jangan Libatkan Aktor Lama di Musdalub
Maluku Utara Jadi Sorotan Dunia, Proyek CDCSUI Fokus Jaga Keaslian Cengkih dan Pala
Dinas Perpustakaan Ternate Genjot Literasi 2026, Festival Literasi Siap Digelar
Sarbin Sehe Resmi Berangkatkan ERB 2026, Rupiah Layak Edar Hadir di Lima Pulau Terpencil
Wabup Haltim Perkuat Sinergi dengan BPVP Lombok Timur untuk Ciptakan SDM Berdaya Saing
Sultan Tidore, Semua Akan Kembali, Mari Doakan Burhan Abdurahman Husnul Khatimah
Langkah Strategis Sherly di Jakarta, Percepat Realisasi Program Infrastruktur Maluku Utara

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIT

Permenhut 8/2026 Disosialisasikan di Ternate, RKTN Jadi Arah Perencanaan Kehutanan Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 21:40 WIT

Wamen Ossy, Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Senin, 14 September 2026 - 16:36 WIT

Koperasi TKBM Ternate Tegaskan Legalitas Lahan Akehuda, Sengketa Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 14 September 2026 - 00:37 WIT

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 00:18 WIT

15 Tahun Mengabdi di NHM, Septian Sam Tuntut Pesangon Rp1,8 Miliar Kini Mala Ditahan

Minggu, 13 September 2026 - 10:38 WIT

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Minggu, 13 September 2026 - 10:12 WIT

Empat Bidang Tanah Diukur BPN di Akehuda Dikawal Polisi, Warga Minta Dokumen Diperiksa Terbuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WIT

Kejari Halbar Diminta Kawal Proyek Revitalisasi Sekolah agar Sesuai Mekanisme Swakelola

Berita Terbaru